Senin, 30 November 2015

Bahagia Itu Sederhana: Lihat Anak Kecil Naik Odong-Odong

Naik odong-odong

Jakarta - Banyak hal dilakukan oleh masyarakat Indonesia masa kini untuk mencari kebahagiaan. Kebahagiaan pun ditentukan oleh kasta dari masyarakat. Kaum berduit bisa bahagia dengan segala hal berharga mahal, sedangkan kaum yang lain cukup bahagia dengan hal-hal yang sepele.

Adalah pria berinisial BS, pemuda yang berprofesi sebagai peracang gambar ini merupakan salah seorang yang memiliki rasa syukur tinggi. Tidak perlu melakukan hal-hal berharga mahal seperti gaya hidup gemerlap masa kini, BS cukup bahagia dengan apa yang telah dimilikinya. Bahagian itu sederhana, cukup melihat anak kecil yang bahagia naik mainan odong-odong, sudah membuat hatinya bahagia.

Ketika ditanya mengenai masa lalunya, BS menjawab bahwa pada masa kecil ia pernah naik mainan odong-odong. Hal tersebut sangat berbekas di hatinya karena telah membuatnya sangat bahagia kala itu. Odong-odong yang pernah dinaikinya adalah Kemidi Putar di pasar malam.

Seharusnya kita dapat mengambil pelajaran dari kisah BS. Tidak perlu mahal untuk bahagia, cukup melihat orag lain bahagia, seharusnya kita juga bisa bahagian. "Kebahagiaan kita seharusnya terletak pada senyum dari orang lain," kata Bang Fakry, tukang foto lepas Rempoa yang belum memiliki kamera DSLR-nya sendiri.

1 komentar:

Siaran pers, kerja sama, pemasangan iklan dll, dikirim ke email: redaksi[at]radarempoa.com