Selasa, 10 November 2015

Awas Kena Tipu!! Iklan Provokatif Game Semakin Marak

Iklan tak pantas

Beragam cara dilakukan oleh publisher game online untuk membuat gamers tertarik untuk mencoba game yang diterbitkan. Dengan cara baik maupun licik, yang penting game merek laku.

Hal tersebut sudah terjadi sejak beberapa tahun yang kalu, namun belakangan iklan-iklan yang mereka pasang di jejaring sosial mulai menjurus ke konten dewasa. Tepatnya mulai marak terjadi di industri game online Indonesia pada tahun 2014, beberapa publisher game online menggunakan iklan dengan kalimat provokatif yang menjurus ke pornografi untuk menarik perhatian target pasarnya.

Sungguh sangat disayangkan, manuver itu justru mendapat respon baik yang sesuai dengan harapan sang publisher nakal. Hal tersebut terwujud dalam meningkatnya jumlah hit di iklan-iklan yang mereka pasang dan jumlah pemain.

Pengguna jejaring sosial tidak bisa berbuat apa-apa terhadap iklan tersebut. Satu-satunya yang bisa dilakukan hanya menyembunyikan iklan dari kronologi, tanpa bisa melakukan pelaporan kepada pihak penyedia iklan. Contohnya di Facebook adalah game berinisial STK, DN, SOA dan C3K.

Selain dalam bentuk kalimat, iklan juga menggunakan materi yang bukan dari game game yang dipromosikan, melainkan menggunakan materi dari game lain yang popularitasnya lebih baik dari game yang dipromosikan. Hal tersebut dianggap sebagai percobaan untuk menipu gamers, karena tawaran dalam iklan tidak sesuai dengan kenyataan.

Pengguna jejaring sosial diharapkan agar tidak terpancing untuk mengklik iklan atau materi promosi provokatif di jejaring sosial untuk menunjukkan kepada para publisher yang diduga berasal dari Tiongkok agar tidak meneruskan aksi promisinya yang tidak pantas seperti itu.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Siaran pers, kerja sama, pemasangan iklan dll, dikirim ke email: redaksi[at]radarempoa.com