Selasa, 29 Desember 2015

Gamers Tree of Savior Korea Ngamuk karena Harga Hairstyle Kemahalan dan Pay to Win

Protes

Protes datang dari gamers Tree of Savior (ToS) Korea terhadap pihak penerbit yakni Nexon karena mereka menilai sistem penjualan di cash shop di game tersebut condong ke pay to win atau P2W (yang beli cash item yang unggul).

Tree of Savior adalah MMORPG yang dikembangkan oleh IMC games. Game yang sangat dinantikan ini telah memasuki tahap open beta test di Korea pada awal bulan Desemebr 2015. Namun banyak masalah timbul. Berdasarkan posting gamers ToS Korea di forum Reddit, ketidak sukaan mereka terhadap penjualan cash shop-nya dikarenakan pihak IMC games menjual EXP book, item untuk menaikkan experience (EXP) karakter secara instan.

Cash shop

Proses mencari EXP di ToS tergolong sulit, sehingga apabila pihak IMC games menjual item yang memungkinkan gamers untuk mendapatkan EXP dengan mudah melalui cash shop, maka hal itu dinilai membuat gamers yang punya banyak uang akan diuntungkan alias ToS jadi game yang mengandalkan P2W.

Selain penjualan EXP book, gamers juga memprotes harga hairstyle atau gaya rambut yang terlampau mahal yakni mencapai USD 30 atau sekitar dengan IDR 300.000 per item-nya.

Penting!
Gamers bisa beli item di cash shop dengan TP (Tree of Savior Points). Jika telah memasuki tahap komersil, maka gamers bisa membeli TP dengan uang asli. Namun selama tahap OBT, mereka hanya bisa mendapatkan TP dari sistem (dapat 1 TP setiap 2 jam ketika TP di bawah 5 poin, ketika TP sudah 5 poin maka penambahan TP akan berhenti). Protes ini merupakan aksi kekhawatiran gamers untuk mencegah kalau nantinya, setelah masuk tahap komersil, ToS Korea akan jadi game P2W.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Siaran pers, kerja sama, pemasangan iklan dll, dikirim ke email: redaksi[at]radarempoa.com