Sabtu, 09 Januari 2016

Pasca Turun Harga, Banyak SPBU Kehabisan Stok BBM

SPBU

Banten - Pada Sabtu (9/1/2016) penurunan harga bahan bakar minyak (BBM) diduga menjadi sebab habisnya stok BBM di beberapa stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU), khususnya di kecamatan Ciputat dan Ciputat Timur, Tangerang Selatan, Banten.

Premium yang awalnya dihargai IDR 7.300 turun jadi IDR 7.150 per liter, Pertmax dari harga IDR 8.650 jadi IDR 8.450 per liter, Pertalite yang tadinya IDR 8.250 jadi IDR 7.900 per liter, sedangkan Solar yang awalnya IDR 6.700 jadi IDR 5.950 per liter.

Baca juga: Premium, Pertamax, Pertalite dan Solar Turun Harga di Awal Tahun 2016

Kelangkaan stok BBM sangat disayangkan oleh masyarakat, selain karena susah dicari, namun karena dalam rangka merayakan kehadiran bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite di 1.200 SPBU Pertamina di seluruh Indonesia, Pertamina menyelenggarakan sebuah event yang berhadiah 5 motor matic Honda Vario 150 Esp dan 800 smartphone Xiaomi Redmi 2 bagi para pembeli Pertalite pada 4 Januari-31 Maret 2016.

Salah satu SPBU yang kehabisan semua stok BBMnya (Premium, Pertamax, Pertalite, Solar) adalah SPBU 34-15401 yang terletak di seberang Carrefour Ciputat. Kru RRN pun sempat berkeliling di area SPBU untuk memastikan ada unit yang beroperasi, namun nyatanya tidak ada. "BBMnya habis, Bang.  Semuanya," ucap para pemuda yang nongkrong di SPBU tersebut.

Berdasarkan pengamatan Kru RRN, habisnya stok BBM jenis tertentu, khususnya Premium dan Pertamax terjadi mulai Selasa (5/1/2016). Dugaan sementara terkait kelangkaan BBM di pasaran adalah karena kesengajaan pengelola SPBU yang tidak mau menyetok BBM saat harga masih normal, dikarenakan takut merugi akibat penurunan harga BBM di keesokan harinya.

1 komentar:

Siaran pers, kerja sama, pemasangan iklan dll, dikirim ke email: redaksi[at]radarempoa.com