Selasa, 16 Februari 2016

Rute Kereta Cepat Jakarta Bandung Akan Lalui 4 Stasiun TOD, Direncanakan Rampung dalam Waktu 3 Tahun

Kereta Cepat

Jakarta - Pembahasan menarik yang sedang marak saat ini adalah tentang proyek pembangunan Kereta Cepat Jakarta Bandung. Proyek tersebut sudah diresmikan oleh Presiden Joko Widodo di Walini, Bandung pada 21 Januari 2016. Rute Kereta Cepat atau High Speed Railway ini akan melaju dari Halim Jalarta sampai ke Tegalluar Bandung dengan jarak sekitar 142 Km.

Moda transportasi ini merupakan solusi bagi warga Jakarta yang ingin pergi ke Bandung, atau sebaliknya, warga Bandung yang ingin pergi ke Jakarta tanpa dipusingkan dengan jalan yang macet. Bayangkan saja kalau hari libur panjang, 3 hari misalnya, perjalanan dengan mobil via Jalan Tol dari Jakarta saja bisa makan waktu hingga hingga 12 jam. Padahal saat hari-hari biasa hanya butuh waktu sekitar 2-3 jam. Begitu pula ketika gelombang pulang pasca liburan usai, rute kemacetan beralih dari Bandung ke Jakarta.

Ada 4 stasiun dan Transit Oriented Development (TOD) yang akan dilalui oleh rute Kereta Cepat yaitu Stasiun TOD Halim, Stasiun TOD Karawang, Stasiun TOD Walini, dan Stasiun TOD Tegalluar.

Rute Kereta Cepat

Dengan menggunakan Kereta Cepat, perjalanan dari Jakarta-Bandung atau sebaliknya, yang sebelumnya membutuhkan waktu 2-3 jam via Tol Cipularang, dapat ditempuh hanya dengan waktu 45 menit karena kereta ini memiliki kecepatan hingga 380 Km/Jam.

Biaya yang digunakan untuk pembangunan Kereta Cepat Jakarta Bandung ini, pihak pemerintah sebisa mungkin untuk tidak menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), tetapi mengajak pihak swasta untuk bekerja sama.

Proyek Kereta Cepat Jakarta Bandung direncanakan untuk selesai dalam waktu 3 tahun. Setelah proyek ini rampung, telah dicanangkan proyek lanjutan dengan rute Kereta Cepat yang lebih panjang yaitu Jakarta Cirebon Surabaya.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Siaran pers, kerja sama, pemasangan iklan dll, dikirim ke email: redaksi[at]radarempoa.com