Rabu, 24 Februari 2016

Surat Edaran KPI: Larangan Stasiun TV Siarkan Program Acara yang Tampilkan Pria Seperti Wanita

KPI
Banten - Stasiun TV Indonesia harus semakin ketat dalam menyaring acara-acara menarik bagi para pemirsanya. Dikarenakan pada Rabu (23/2/2016) Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) telah mengeluarkan surat edaran No.203/K/KPI/02/16 yang ditujukan kepada seluruh Direktur Utama Lembaga Penyiaran.

Surat edaran KPI tersebut berisi tentang larangan bagi seluruh stasiun televisi di Indonesia untuk menayangkan program acara yang memperlihatkan pria yang berprilaku seperti wanita, baik dalam gaya berpakaian, riasan, gaya berbicara, bahasa tubuh, an beberapa lainnya.

Berikut adalah bunyi surat edaran yang Kru RRN kutip dari detik.com, yaitu:

Kepada Yth.
Seluruh Direktur Utama Lembaga Penyiaran
(daftar terlampir)
di tempat

Komisi penyiaran Indonesia Pusat (KPI Pusat) berdasarkan wewenang, tugas dan kewajiban yang diatur dalam Undang-Undang No. 32 Tahun 2002 tentang Penyiaran (UU Penyiaran), berwenang mengawasi untuk pelaksanaan peraturan dan Pedoman Perilaku Penyiaran serat Standar Program Siaran (P3 dan SPS) KPI Tahun 2012 serta menampung, meneliti dan menindaklanjuti aduan masyarakat.


Berdasar hasil pemantauan dan aduan yang kami terima, terdapat program siaran yang masih menampilkan pria yang berperilaku dan berpakaian seperti wanita. Sesungguhnya KPI Pusat telah melarang muatan tersebut melalui surat edaran yang dikeluarkan. KPI Pusat dengan ini meminta saudara/i untuk tidak menampilkan pria sebagai pembawa acara (host), talent, maupun pengisi acara lainnya (baik pemeran utama ataupun pendukung) dengan tampilan sebagai berikut:
  1. Gaya berpakaian kewanitaan;
  2. Riasan (make up) kewanitaan;
  3. Bahasa tubuh kewanitaan, (termasuk namun tidak terbatas pada gaya berjalan, gaya duduk, gerakan tangan maupun perilaku lainnya);
  4. Gaya bicara kewanitaan;
  5. Menampilkan pembenaran atau promosi seorang pria untuk berperilaku kewanitaan;
  6. Menampilkan sapaan terhadap pria dengan sebutan yang seharusnya diperuntukkan bagi wanita;
  7. Menampilkan istilah dan ungkapan khas yang sering dipergunakan kalangan pria kewanitaan;

KPI Pusat menilai hal-hal tersebut tidak sesuai dengan ketentuan penghormatan terhadap norma kesopanan dan kesusilaan yang berlaku di masyarakat serta perlindungan anak-anak dan remaja. Siaran dengan muatan demikian dapat mendorong anak untuk belajar dan/atau membenarkan prilaku tersebut sebagai hal yang lumrah dalam kehidupan sehari-hari. Hal tersebut sebagaimana diatur dalam Standar Program Siaran Komisi Penyiaran Indonesia Tahun 2012 Pasar 9, Pasar 15 Ayat (1), dan Pasal 37 Ayat (4) huruf a. Selain itu sesuai dengan Pedoman Penyiaran Komisi Penyiaran Indonesia Tahun 2012 Pasal 4, lembaga penyiaran juga diadahkan untuk menghormati dan menunjung norma dan nilai agama dan budaya bangsa yang multikultural.

Kami akan melakukan pemantauan intensif kepada seluruh lembaga penyiaran. Sanski akan kami jatuhkan jika lembaga penyiaran terbukti masih menyiarkan hal-hal di atas. Ketentuan ini berlaku bagi seluruh lembaga penyiaran agar senantiasa mengacu pada P3 dan SPS KPI Tahun 2012 dalam setiap program siaran.

Surat edaran tersebut ditandatangani oleh Ketua KPI Dr. Judhariksawan, S.H., M.H. dengan tembusan ke seluruh KPI Daerah.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Siaran pers, kerja sama, pemasangan iklan dll, dikirim ke email: redaksi[at]radarempoa.com