Selasa, 08 Maret 2016

Keramika 2016, Jembatan yang Akan Membawa Industri Keramik Lokal ke Tingkat Internasional

Keramika 2016

Jakarta - Pada Selasa (8/3/2016) telah diselenggarakan konferensi pers Keramika 2016, pameran keramik terbesar di wilayah ASEAN yang diselenggarakan di Hotel Mulia, Senayan, Jakarta. Keramika 2016 merupakan pameran edisi ke-5 dari pameran keramik yang kembali diselenggarakan oleh Asosiasi Aneka Keramik Indonesia (ASAKI) atas kerja sama dengan Reed Panorama Exhibitions (RPE).

Menempati area seluas 6.500 M2 dan dilengkapi oleh lebih dari 50 peserta, Keramika 2016 diikuti tidak hanya dari kalangan pengusaha dan pemasok bahan baku keramik, namun juga dihadiri leh pelaku usaha yang bergerak di industri mesin keramik sehingga pameran ini dapat menjadi agenda wajib bagi industri terkait.

Baca juga: Pameran Bangunan Megabuild Indonesia 2016 Sedang Digelar di JCC Senayan

Keramika 2016 akan diselenggarakan pada 17-20 Maret mendatang di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, bersamaan dengan digelarnya edisi ke-15 pameran dan konferensi bahan bangunan, arsitektur, interior design, dan konstruksi terbesar di Jakarta, Mega Build Indonesia 2016, dan Jakarta Design Week 2016, pameran yang menjadi acuan bagi industri keramik di Indonesia ini.

Ketua Umum ASAKI Elisa Sinaga menyatakan, "Teknologi keramik yang ada sekarang di Indonesia sudah sangat terdepat. Indonesia telah memiliki teknologi pembuatan keramik dengan konsep digital dan mampu mengadopsi teknologi mesin dari Italia, sehingga keramik yang dihasilkan sudah seperti keramik yang berbahan baku alami dan penggunaan bahan bagu alam seperti marbel tidak diperlukan lagi. Keramik yang dihasilkan dapat tahan lama, ringan serta memiliki desain yang beragam. Selain itu sumber daya alam yang ada dapat terjaga kelestariannya."

Pembicara

"Sambutan dari pelaku usaha maupun pemangku kepentingan industri seperti arsitek, developer, dan pemilik rumah terhadap pameran Keramika ini sangat positif. Jumlah pengunjung dari tahun ke tahun meningkat. Untuk tahun ini, kami memperkirakan jumlah pengunjung akan mencapai hingga 30.000 orang, termasuk 6.000 orang dari industri pabrikan. Kami sangat bangga bahwa RPE telah berhasil menghantarkan Keramika 2016 ini sebagai kalender pameran keramik dunia dan satu-satunya pameran keramik di kawasan Asia Tenggara," tambah James Boey, General Manager RPE.

Tahun ini, Keramika 2016 diikuti oleh para pengusaha keramik dari Indonesia, seperti Arwana, Indogress/Decogress, KIA, Milan, Roman, Platinum, Mulia; pabrik genteng berglazur Kanmuri dan sanitair Toto. Dalam rangka era keterbukaan, para pemasok mesin dan bahan baku keramik dari Tiongkok dan Italia juga turut meramaikan Keramika 2016. Di anjungan Italia, terdapat para pemasok mesin keramik ternama antara lain Sacmi, Bedeschi, BMR, Certech Spa, ICF & Welko, dan Mectiles Italia. Sedangkan di anjungan Tiongkok, terdiri dari para pemasok bahan mentah keramik antara lain King Glaze, Zibo Fuxing, Astral Material, dan Clyde. Di paviliun Indonesia, para pemasok bahan baku Keramik antara lain Lamberti, Colorobbia dan Sicer serta pemasok mesin antara lain: System, Zhentang dan Torrecid.

Keramika
H. Mulyadi Toha selaku Head of Organizing Committe Keramika 2016 mengatakan, "Tahun ini adalah tahun ke-5 ASAKI bekerja sama dengan Reed Exhibitions menyelenggarakan Keramika dan selalu mendulang sukses setiap tahunnya serta dikenal di kalangan nasional dan internasional. Keramika 2016 selalu dapat menunjukkan teknologi terbaru, sekaligus mengedukasi masyarakat mengenai keramik yang benar untuk menciptakan added-value properti. ASAKI berkolaborasi dengan Red Panorama Exhibitions, selain organizer ini memiliki pengalaman sebagai penyelenggara pameran yang handal di tingkat internasional, Reed juga memiliki jaringan networking internasional yang luas."

"Keramika 2016 merupakan pameran yang menjadi acuan industri keramik di Indonesia yang didukung oleh Kementrian Perindustrian. Dalam jangka panjang para pengusaha pabrikan keramik tidak hanya akan menjadi pemain lokal, akan tetapi juga pemain di tingkat internasional. Dengan teknologi mutakhir yang telah dimiliki serta desain terkini, industri keramik Indonesia siap bersaing baik di pasar dalam maupun luar negeri," tutup Edy Suyanto, Wakil Ketua ASAKI.

Poster

Reporter: Kemal Rizki Maulidi

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Siaran pers, kerja sama, pemasangan iklan dll, dikirim ke email: redaksi[at]radarempoa.com