Selasa, 22 Maret 2016

Beragam Teknologi Keren di Keramika dan Megabuild Indonesia 2016

Keramika dan Megabuild Indonesia

Jakarta - Pada Sabtu (19/3/2016), Kru RRN berkesempatan untuk mampir ke ajang pameran bahan bangunan, arsitektur, dqn keramik yang bertajuk Megabuild Indonesia dan Keramika 2016. Kedua pameran itu digelar bersamaan di Jakarta Convention Center (JCC) Senayan pada 17-20 Maret 2016.

Menurut Kru RRN, penyelenggaraan event bahan bangunan dan keramik tersebut secara bersamaan merupakan langkah cerdas yang mampu mempertemukan para penggiat keramik dan bahan bangunan dalam satu atap. Mengingat bahan bangunan juga merupakan material yang digunakan untuk pembuatan keramik, dan keramik merupakan salah satu material yang digunakan dalam membuat bangunan.

Selain itu, pada ajang Megabuild Indonesia yang ke-15 ini juga diselenggarakan sebuah talkshow bertajuk Jakarta Design Week yang mempertemukan para perancang bangunan, perancang eksterior dan interior dalam sebuah diskusi seru bersama para pakar di bidang arsitektur dan industri bangunan Indonesia.

Jakarta Design Week

Ketika Kru RRN datang ke talkshow itu, para pengunjung sedang asyik mendiskusikan tentang arsitektur tradisional yang harus dijaga dengan cara sharing pengetahuan kepada arsitek lain agar pola dan filosofi dari rancangan itu tidak hilang ketika sang arsitek wafat.

Di Keramika 2016, System Indonesia (perusahaan mesin cetak keramik) kembali diadakan oleh sebuah acara amal dengan judul "Charity Tiles for Sell". Jadi dengan membeli keramik di Charity Booth yang dibandrol dengan harga IDR 250.000, secara otomatis anda akan langsung mendonasikan uang itu kepada pihak yang membutuhkan.

Keramik yang dijual beragam, mulai dari yang bertuliskan kalimat dotivasi, gambar hewan, lucu-lucu dan lainnya. Donasi akan diberikan kepada lembaga amal littlecare.org.

Charity Booth

Pada booth System Indonesia juga diperlihatkan beberapa keramik hasil dari mesin yang mereka buat, antara lain Lamina dan keramik dengan efek 4D.

Lamina merupakan keramik tipis tetapi sangat solid dan ringan, sedangkan keramik 4D merupakan keramik yang dilengkapi dengan gambar augmented reality (AR) yang ketika di-scan dengan aplikasi android bernama Animal 4D+ akan menampilkan animasi hewal liar atau dinosaurus tergantung dari gambar yang terdapat si keramik.

Dinosaurus 4D

Scan gambar

Menurut Kartina, Marketing Reed Panorama Exhibitions, pengusaha keramik saat ini harus bisa membawa inovasi baru ke produk-produknya seperti menghadirkan efek 4D yang dilakukan oleh System Indonesia, membuat keramik dengan bahan ramah lingkungan, lebih kuat, dan murah. Sedangkan untuk persahaan penyedia mesin produksi keramik dituntut untuk dapat membuat mesin yang lebih hemat energi dan memungkinkan pabrik untuk membuat desain keramik yang lebih bervariasi.

Lucu ya?

Tidak kalah menarik dari keramik, di Megabuild Indonesia ada stan yang memperlihatkan kreasi garasi flexibel yang dapat membuka dan menutup secara otomatis dengan menggunakan mesin. Dengan teknologi tersebut, pemilik garasi akan dimudahkan untuk mengubah desain garasinya menjadi indoor atau outdoor.

Teknologi material bangunan yang dihadirkan para pameran ini pun beragam, mulai dari yang ramah lingkungan hingga plastik yang tidak mudah terbakar. Material yang tidak mudah terbakar ini menjadi penting untuk mencegah merambatnya api saat terjadinya kebakaran.

Desain booth

Terlepas dari material, desain dari setiap booth, khususnya yang menyediakan jasa desain interior dan eksterior, menunjukkan kualitas maaing-masing dengan menampilkan desain booth yang memukai dan unik.

Bagi anda yang belum sempat datang pada Keramika atau Megabuild Indonesia 2016, jangan berkecil hati. Nantikan gelaran selanjutnya dari pameran bahan bangunan, arsitektur, dan keramik ini pada tahun depan (2017).

Kru yang Bertugas

Master Fakry:
Kang kontrakan di Ciater, Serpong

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Siaran pers, kerja sama, pemasangan iklan dll, dikirim ke email: redaksi[at]radarempoa.com