Sabtu, 17 Desember 2016

Pantas Diblokir, Ternyata Begini Kelakuan Pengguna Bigo Live


Situs resmi dari aplikasi broadcasting atau live streaming via perangkat mobile yang bernama Bigo Live telah diblokir di Indonesia karena ditemukan mengandung konten nudity yang tidak pantas disaksikan oleh masyarakat.

Penasaran mengenai kabar tersebut, penulis melakukan pencarian dengan kata kunci tertentu untuk Bigo di mesin pencari. Hasilnya sangat mencengangkan karena tuduhan pihak terkait memang benar. Ada banyak gambar yang menampilkan wanita yang menampilkan payudara, kelamin sampai pornografi dan pornoaksi.

Berdasarkan pengakuan teman, aksi nakal tidak hanya dilakukan para kaum hawa di Bigo, tetapi juga oleh kaum adam. Tidak jauh berbeda dengan wanita, para pria nakal di Bigo kerap menampilkan kelamin kepada para pengguna saat live streaming.

Atas temuan tersebut, tidak heran apabila pihak pemerintah Indonesia mengambil keputusan yang pada akhirnya memblokir situs Bigo di Indonesia. Tentu saja demi melindungi masyarakat Indonesia dari konten nakal yang dapat merusak mental. Apalagi Bigo bisa diakses secara bebas.

Sebenarnya Bigo tidak membenarkan broadcaster atau penyiar atau pengguna yang melakukan siaran langsung untuk melakukan aksi tersebut. Pengurus aplikasi asal Singapura ini pun banyak melakukan pemblokiran terhadap pengguna nakal. Hanya saya, hal itu tidak membuat para pelanggar kapok dan terus melakukan aksinya.

Penulis pun melakukan pencarian lebih lanjut mengenai asal penyiar Bigo Live yang banyak melakukan pelanggaran. Berdasarkan berbagai sumber yang ditemukan, penyiar yang banyak menampilkan konten nakal berasal dari negara berinisial T dan V.

Alasan penyiar Bigo sampai rela telanjang demi meraih atensi pengguna Bigo dikarenakan aplikasi ini menawarkan poin reward yang dinamakan beans yang dapat ditukarkan dengan uang di dunia nyata. Beans dapat diberikan oleh pengguna ke penyiar. Melalui fitur reward ini, seorang penyiar dapat meraup untung sampai jutaan Rupiah.

Kalau dari pengalaman pribadi, selama menggunakan aplikasi Bigo di smartphone, penulis belum pernah menemukan adanya penyiar yang menampilkan adegan porno ketika live streaming. Hanya saja, menemukan penyiar yang menggunakan foto profil "memancing" dan menayangkan adegan seksi dengan mengekspos belahan payudara sih pernah, walaupun tidak sampai telanjang atau memperlihatkan puting payudara atau kelamin.

Untuk sekarang, pihak terkait baru memblokir Domain Name System (DNS), bukan Internet Protocol (IP) dari Bigo. Tindakan tersebut baru sebatas memblokir situs resminya di bigo.tv, sementara aplikasinya di perangkat Android dan iOS masih tetap dapat digunakan secara bebas di Indonesia.

1 komentar:

  1. begitulah pak
    ya namanya manusia pasti memanfaatkan semua celah yang ada :v

    BalasHapus

Siaran pers, kerja sama, pemasangan iklan dll, dikirim ke email: redaksi[at]radarempoa.com