Selasa, 11 Juli 2017

Mobile Legends Kena Tuntutan, Ternyata Kasusnya Seperti Ini


Kasus yang sedang hype di kalangan mobile gamer di tanah air. Riot Games telah melayangkan tuntutan hukum kepada Shanghai Moonton Technology, pengembang mobile game, atas dugaan pelanggaran hak cipta League of Legends (LoL), kekayaan intelektual milik Riot.

Dilansir dari slingshotesports.com, berdasarkan tuntutan hukum yang diajukan pada Kamis di Pengadilan Negeri Pusat, California, Riot beralasan bahwa Moonton telah dengan sengaja melanggar hak cipta dari LoL ke dalam bentuk game mobile.

Ada tiga mobile game yang kontennya dituduh menjiplak League of Legends. Salah satunya yang lagi sangat hype di Indonesia. Tuntutan hukum itu menuju ke tiga game, yaitu Magic Rush: Heroes, Mobile Legends: 5v5 MOBA, dan Mobile Legends: Bang bang yang memiliki "banyak elemen yang secara langsung dan disesuaikan dari LoL, termasuk dan tidak terbatas pada karakter LoL, artwork, desain peta, dan desain monster."


Dalam dokumen tuntutan yang setebal 44 halaman, diperlihatkan juga gambar-gambar dari karakter beserta kemampuan mereka yang diambil secara umum dari League of Legends yang mana gambar tersebut sekaligus menjadi barang bukti dari tuduhan Riot kepada Moonton.

Sebuah kejadian menarik terjadi dari permulaan tuntutan hukum tersebut, tepatnya saat Riot mengklaim telah memberitahu Google Play Store. Ketika pengguna masih bisa mengunduh Mobile Legends: 5v5 MOBA secara bebas, Moonton menghapus game tersebut dari Google Play tanpa peringatan maupun pemberitahuan dari Riot dan Google. Kemudian mengunggah kembali game yang sama, tetapi dengan beberapa perubahan kecil, dengan nama baru, yakni Mobile Legends: Bang bang.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Siaran pers, kerja sama, pemasangan iklan dll, dikirim ke email: redaksi[at]radarempoa.com