Minggu, 27 Agustus 2017

Ukir Kemenangan Ke-50, Floyd Mayweather Jr. Tetap Tak Terkalahkan


Duel fantastis antara Conor McGregor melawan Floyd Mayweather Jr. telah usai digelar dengan kemenangan TKO untuk Mayweather. Kemenangan tersebut diputuskan oleh wasit, Robert Byrd, setelah melihat McGregor yang telah tidak berdaya di ronde kesepuluh.

Pada awal laga yang direncanakan 12 ronde ini, McGregor tampil meyakinkan dengan beragam variasi gerakan yang sebenarnya tidak perlu dan hanya buang energi. Sementara, Mayweather menunjukkan pengalamannya dengan menilai kemampuan lawan terlebih dahulu.

Pukulan yang dilayangkan McGregor sebenarnya kerap mengenai petinju yang memiliki nama julukan "The Money" ini. Namun, pukulan yang dari juara MMA itu kurang berpengaruh terhadap atlet tinju yang belum pernah terkalahkan ini karena power yang lemah.

McGregor pun masih bergerak layaknya tanding di arena MMA dengan memeluk dan memukul bagian belakang kepala lawan sehingga wasih harus memperingatkannya hingga berkali-kali. Ekspresi Mayweather yang kepala bagian belakangnya sering terkena pukulan dari fighter MMA tersebut nampak sangat terganggu.

Pada ronde kelima, Mayweather mulai menunjukkan pukulan-pukulan penuh tenaga ke arah McGregor. Mulai ronde ini pula, nampaknya stamina fighter yang dijuluki "The Notorious" ini mulai turun. Penurunan stamina bisa dilihat dari gerak-geriknya, intensitas serangan mulai berkurang, dan lebih banyak mundur untuk menghindar.

Kelelahan parah dialami oleh McGregor pada akhir ronde kesembilan. Dan ronde kesepuluh merupakan puncak habisnya energi McGregor sehingga menjadi bulan-bulanan pukulan beruntun Mayweather yang menyadari bahwa kemenangannya sudah di depan mata.

Melihat McGregor yang sudah limbung dalam menerima pukulan bertubi-tubi dari Mayweather, akhirnya wasit memutuskan untuk mengakhiri laga duel yang sangat menghibur ini dengan kemenangan Mayweather.

Dengan kemenangan ini maka Floyd Mayweather Jr. berhasil mempertahankan predikatnya sebagai yang tak terkalahkan selama 50 kali pertandingan (termasuk laga melawan McGregor ini) atau sepanjang karir tinju profesionalnya. Mayweather mengungkapkan bahwa laga ini adalah pertarungan terakhirnya pada ajang tinju profesional.

Kemenangan Mayweather ini sebenarnya telah dipredisksi. Ring tinju bukanlah dunia yang dikenal oleh McGregor, sedangkan sebelum laga ini, Mayweather telah berpengalaman dalam 49 kali laga tinju yang telah dimenangkannya. Kemudian, bagaimana jika laga dilangsungkan di ring MMA, dengan peraturan yang sangat dikenal oleh McGregor?

Terlepas dari menang atau kalah, berdasarkan informasi dari Nevada State Athletic Commission, masing-masing petarung akan mendapatkan minimum hadiah sebesar USD 100 juta untuk Mayweather, dan USD 30 juta untuk McGregor. Pendapatan itu belum termasuk pembagian keuntungan dari penjualan tiket, pertunjukan pay-per-view, izin hak siar, dan lainnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Siaran pers, kerja sama, pemasangan iklan dll, dikirim ke email: redaksi[at]radarempoa.com