Minggu, 27 Maret 2016

Harapan Mulia di Balik Digelarnya Festival Situ Gintung 2016

Danau Situ Gintung

Banten - Pada Minggu (27/3/2016), 7 tahun yang lalu telah terjadi tragedi di Danau Situ Gintung, Tangerang Selatan, Banten. Tragedi tersebut menyebabkan tanggul Situ jebol sehingga air bah menyapu dan menghancurkan pemukiman warga. Peristiwa ini mengakibatkan puluhan warga jadi korban.

Dalam rangka memperingati tragedi jebolnya tanggul Situ Gintung, komunitas Turun Tangan Tangerang Selatan telah menyelenggarakan suatu acara bertajuk Festival Situ Gintung pada 27 Maret 2016 sebagai bentuk refleksi 7 tahun peristiwa menyedihkan yang sempat menjadi bencana nasional di Indonesia itu.

Menurut Angger selaku penanggung jawab acara, "Situ Gintung adalah milik masyarakat,  maka kemudian yang harus menjaganya juga masyarakat. Penting untuk kita merefleksi 7 tahun bencana jebolnya tanggul Situ Gintung, supaya apa? Supaya masyarakat paham bahwa 7 tahun yang lalu ada bencana luar biasa yang menjadi bencana nasional yang merenggut ratusan nyawa."

Angger

Lebih lanjut lagi Anger menjelaskan bahwa saat ini Danau Situ Gintung sudah bagus karena pihak Pemeritah Kota Tangsel telah merenovasinya pasca bencana terjadi. Namun hal tersebut dinilai belum optimal karena ia merasa bahwa masyarakat masih belum punya rasa memiliki Situ Gintung. Itu juga salah satu tujuan diselenggarakannya Festival Situ Gintung.

Angger juga mengenai menilai kuragnya sarana dan prasarana di Danau Situ Gitung seperti tempat sampah, wahana rekreasi, parkir dan jajanan.

Tugu Situ Gintung

Pada acara ini telah dipamerkan foto-foto saat peristiwa jebolnya tanggul, antara lain kondisi tanggul, dan suasana evakuasi korban bencana. Selain itu, digelar juga acara amal (Hope Market) yang seluruh keuntungannya akan didonaskan ke warga sekitar yang membutuhkan, permainan tradisional seperti Bentengan dan Congklak, dan baca buku gratis.

Foto-foto peristiwa

Hope Market

Baca buku gratis

Main Congklak

Panitia dan Pendekar Pencak Silat

Harapannya adalah Situ Gintung bisa menjadi ikon untuk Tangerang Selatan, pusat aktivitas masyarakat karena areanya yang luas, dan bisa menjadi tempat destinasi seperti Setu Babakan Jakarta yang segala fasilitasnya sudah tertata dengan baik.

Kru yang Bertugas

Master Fakry:
- Pengamat keseharian masyarakat Rempoa
- Cita-cita jadi lurah

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Siaran pers, kerja sama, pemasangan iklan dll, dikirim ke email: redaksi[at]radarempoa.com