Rabu, 06 April 2016

Masa Percobaan Penghapusan Sistem 3-in-1 Sedang Berlangsung

Jalan Gatot Subroto

Jakarta - Pada Rabu (6/4/2016) merupakan hari kedua percobaan penghapusan sistem 3-in-1 di seluruh jalur 3-in-1 yang telah diberlakukan sejak belasan tahun lalu. Masa percobaan ini akan diberlalukan sebanyak 2 periode.

Periode pertama dimulai pada 5-8 April 2016, sedangkan periode kedua pada 11-13 April 2016. Penghapusan sistem 3-in-1 ini dilakukan karena maraknya warga yang bekerja sebagai joki untuk mengakali peraturan ini, selain itu ada pula oknum yang mempekerjakan joki 3-in-1 yang masih di bawah umur.

Kepadatan lalu lintas pada hari kedua percobaan penghapusan sistem ini, ternyata semakin tinggi. Misalnya saja kondisi di Jalan Gatoto Subroto yang biasanya tidak terlalu macet pada waktu 3-in-1 (pagi: 07.00-10.00 WIB, sore: 16.30-19.00 WIB), sekarang jadi lebih padat.

Baca juga: Gubernur DKI Jakarta Berencana Hapus Sistem 3-in-1

Di samping itu, 3 ruas jalan, yaitu Jalan Sisingamangaraja, Jalan MH Thamrin, dan Jalan Merdeka Barat pun tidak luput dari kemacetan. Bahkan menurut informasi dari pengguna jalan, pada jam 8 pagi di hari kedua penghapusan sistem 3-in-1, lalu lintas dari Tol Universitas Kristen Indonesia (UKI) ke arah Cawang macet total.

Sistem 3-in-1 adalah salah satu program Pemprov DKI Jakarta yang kala itu dipimpin oleh Gubernur Sutioso untuk mengurangi kemacetan lalu lintas di Ibu Kota. Program ini diterapkan secara resmi setelah dikeluarkannya Surat Keputusan (SK) Gubernur Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta Nomor 4104/2003 pada 23 Desember 2003.

Apabila penghapusan sistem 3-in-1 ini berdampak baik bagi lalu lintas Ibu Kota, maka penghapusannya pun akan diteruskan. Sebagai gantinya, Pemrov DKI Jakarta akan mengganti sistem 3-in-1 dengan sistem baru yang dinamakan Eletronic Road Pricing (ERP).

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Siaran pers, kerja sama, pemasangan iklan dll, dikirim ke email: redaksi[at]radarempoa.com