Sabtu, 09 April 2016

Nikmatnya Rempeyek Udang Rumah Makan Hj. Nunung Gunung Sindur Bogor

Rumah Makan Hj. Nunung

Banten - Pada Sabtu (2/4/2016), saya dan istri mengantar mertua untuk menghadiri arisan bersama teman-teman sesama guru SD di kawasan Pamulang. Sembari menunggu arisan, saya dan istri, akhirnya memutuskan untuk pergi ke Rumah Makan (RM) Hj. Nunung yang terkenal dengan porsi nasinya yang suka-suka, dan sop daging sapi yang gurih banget.

RM Hajah Nunung ini sudah buka sejak lama. Pertama kali ke sana saat saya SD (sekarang sudah 27 tahun), bersama alm. kakek setelah mandi air belerang di Gunung Kapur. Menu favorit saya di rumah makan prasmanan ini adalah sop daging sapi dan rempeyek udang. Asal anda tahu saja, rempeyek udang di sini juara banget. Tepungnya tipis, sedikit, tapi udangnya banyak. Jadi dalam setiap gigitan, anda pasti dapet udang. Tidak seperti rempeyek udang di RM lain yang lebih banyak adonan tepungnya.

Rempeyek Udang

Jika ingin makan di warung Haji Nunung ini, sebaiknya datang sebelum makan siang. Antara jam 10-11 pagi, karena ketika jam makan siang (12.00 WIB) warungnya rame banget. Ampun dah. Kalau datang terlalu siang, kemungkinan anda akan kehabisan menu andalannya, yakni sop daging sapi.

Saat saya ke sini pekan lalu, saya datang jam setengah 12 siang, sudah kehabisan sop daging sapi. Padahal saya mengajak istri ke rumah makan Hj. Nunung ini untuk mencicipi menu khas tersebut. Terpaksa kami pesan sop daging ayam, kuah kaldunya tidak kalah mantap kok dengan yg daging sapi. Karena kesiangan, kami juga kehabisan lalapan, padahal lalapan sini ada daun murbei yang rasanya manis.

Buat pelanggan yang baru pertama kali, mungkin akan bingung dengan cara kerja warung makan Hj. Nunung. Kru RRN beri tahu, anggap saja ini rumah sendiri. Datang, pergi ke meja prasmanan, sendok nasi sendiri (porsinya terserah karena harga sama saja), ambil lauk sendiri, kalau mau pesan sop ke dapur (tinggal minta, nanti disendokin sama mbak-mbaknya), pilih meja dan kursi, makan deh.

Sop Ayam

Dalam kondisi ramai, anda bisa duduk di mana saja yang penting kosong. Tapi jangan lupa, tanya dulu ke orang terdekat, itu kosong karena orang yang nempatin lagi pergi atau memang kosong tak berpenghuni. Jika yakin tidak ada yang nempati, langsung saja gabung dengan orang-orang yang sedang makan di meja.

Pertama kali ke sini, istri saya takjub dengan keadaan di RM ini. Orang-orang pada "buas" banget seperti sudah tiga hari nggak makan alias kelaparan. Tinggal ambil seperti di rumah sendiri. Bahkan istri saya yang makannya lama, ditempat ini jadi terbawa suasanan sehingga ikut makan dengan cepat dan lahap.

Nah, dengan kondisi seperti itu, bagaimana penjual mengetahui apa saja yang dimakan pelqnggannya. Inilah ajaibnya, ibu kasir mempercayakan pelanggan untuk memberitahukan apa saja yang mereka makan ketika mau bayar. Prinsip kejujuran sangat dijunjung di sini. Namun, nampaknya tidak ada yang ngibul (bohong) ketika memaparkan makanan apa yang dimakannya.

Dan yang perlu anda ketahui, rasa makanan nikmat dalam porsi banyak di restoran ini dibandrol dengan harga sangat terjangkau. Ketika kami makan di sini pekan lalu, makan berdua dengan menu 2 nasi, 2 sop ayam, 2 rempeyek udang, 1 tahu dan 2 teh tawar hanya dikenakan harga IDR 66.000. Menurut saya, ini sih masuk dalam kategori "Perut kengah, hati pun senang."

Satu lagi, makanan di sini bisa dibawa ke rumah. Caranya tetap sama seperti makan di tempat, bedanya kalau makan di RM menggunakan piring, kalau mau bawa pulang pake kertas bungkus nasi dan plastik. Kertas dan plastik tersebut sudah tersedia di meja, anda bisa ambil dan sendok sendiri makanan yang ingin dibawa pulang. Tinggal sebut apa saja makanan yang ada di bungkus lalu bayar di kasir.

Rumah makan Hj. Nunung ini berlokasi di Kp. Nagrog Km.1 Gunung Sindur, Kab. Bogor.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Siaran pers, kerja sama, pemasangan iklan dll, dikirim ke email: redaksi[at]radarempoa.com