Senin, 06 Juni 2016

Diduga Rugikan Masyarakat, SPBU Pertamina Rempoa Digerebek Polisi

SPBU Rempoa

Banten - Pada Minggu (5/6/2016), saya ingin mengisi bahan bakar ke SPBU Gang Sawo, Rempoa, sekaligus mengambil uang di ATM BRI. Namun sayang, ternyata SPBU tersebut tidak beroperasi, karena semua mesin pompanya ditutup dan tidak ada satupun staf yang berjaga.

SPBU berkode 34-12305 itu digrebek aparat Ditreskrimsus Polda Metro Jaya pada Kamis (2/6/2016) lalu. Dalam penyergapan itu, sejumlah orang yang merupakan operator dan petugas lapangan ditangkap dan dibawa ke kantor Polda Metro Jaya.

Petugas keamanan bernama Gio (67 tahun) menjelaskan bahwa dalam penggerebekan itu, petugas kepolisian juga membongkar sejumlah alat-alat pengisian. Beberapa operator seperti Manager dan Wakil Manager juga ditangkap.

Sejumlah petugas SPBU juga ditangkap, tetapi beberapa dari perugas SPBU sudah dikembalikan. Menurut Gio, "Infonya sudah dibalikin. Tinggal pimpinan aja yang belum pulang."

Dari informasi yang dihimpun, modus yang dilakukan oleh SPBU swasta ini adalah mengurangi jatah bahan bakar. Jika si pengendara ingin mengisi bensin Premium sebanyak dua liter, namun yang masuk kedalam tangki pengisian hanya 1,5 liter. Padahal, biaya yang dikeluarkan adalah untuk dua liter, yang tentu saja merugikan masyarakat.

Terlepas dari tutup atau tidak beroperasinya layanan pompa bensin (premium, pertamax, pertalite, dan solar) di SPBU ini, namun layanan lainnya seperti tambal ban, pengisian nitrogen, dan mesin ATM masih tetap beroperasi.


SUMBER

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Siaran pers, kerja sama, pemasangan iklan dll, dikirim ke email: redaksi[at]radarempoa.com