Selasa, 02 Oktober 2018

Dulu Tidak Berharga, Burung Gereja Sekarang Jadi Bisnis Menguntungkan

burung gereja
Burung gereja

Pada suatu pagi, saya ngobrol dengan tukang ojek yang biasa anter jemput istri ke kantor. Saat itu, kami ngobrol tentang burung yang pada akhirnya sampailah kami ke pembahasan tentang burung gereja atau dalam bahasa Inggris disebut sparrow.

Dari obrolan tersebut, saya baru tahu bahwa burung yang dikenal dengan nama latin passer montanus ini sekarang sudah berharga alias laku dijual dengan harga yang terbilang tinggi. Bang Edi, nama tukang ojek tersebut, mengatakan kepada saya bahwa ketika dirinya bertanya ke tukang burung mengenai harga burung gereja, ternyata harganya mencapai Rp350.000 per ekor.

Setelah bertanya lebih lanjut, saya mengetahui bahwa biasanya burung ini punya kicauan yang rapat dan dapat dimanfaatkan untuk memaster atau masteran burung (aduan) bersuara indah seperti murai batu, cucak rowo, cucak ijo, acer dan lain lain agar mempunyai kicau yang rapat.

Well, setelah melakukan pencarian di internet mengenai harga burung gereja, akhirnya saya tahu bahwa harga burung yang disebutkan si abang ojek terlalu mahal. Di samping itu, harga burung gereja pun ditentukan berdasarkan beberapa faktor.

Berikut harga burung gereja, yaitu:
  • Dewasa liar: Rp4.000
  • Lolohan: Rp100.000
  • Masih muda: Rp125.000
  • Gacor: Rp125.000 sampai Rp150.000

Burung gereja dewasa yang liar sih harganya masih tetap murah karena kicauannya tidak sehebat burung yang dilatih sejak kecil. Lolohan adalah sebutan untuk anak burung yang masih kecil dan belum bisa makan sendiri sehingga harus disuapi. Gacor adalah istilah untuk burung yang sangat rajin berkicau dengan suara keras.

Lebih lanjut lagi, berdasarkan pembicaraan tersebut, saya juga baru mengetahui kalau burung gereja dapat meniru suara dari burung yang sering didengarnya pada saat masteran. Hanya saja, suara yang ditiru oleh burung gereja tidak sejelas burung aslinya, karena suaranya kecil. Entah ini benar atau tidak, karena saya sendiri belum pernah dengan burung gereja bersuara merdu atau meniru suara burung lain.

Setahu saya dulu, burung gereja adalah burung yang tidak dilirik sama sekali. Burung ini hanya jadi mainan anak-anak dan harganya murah pada abang penjual burung di sepeda. Namun, dengan manfaat yang ditemukan oleh para pecinta burung kicau, sekarang burung yang disingkat "burger" ini sudah punya harga jual yang menggiurkan.

2 komentar:

  1. post a good link here:hotmail.com account
    . Thank you for your support in this article. Continue sharing.

    BalasHapus
  2. it’s great post.i learn something new.i’ll try it my own.

    BalasHapus

Siaran pers, kerja sama, pemasangan iklan dll, dikirim ke email: redaksi[at]radarempoa.com