Kamis, 28 Maret 2019

Fatwa Haram PUBG? Ini Hasil Keputusan MUI Setelah Diskusi dengan Para Ahli

screenshot pubg mobile
Bermain PUBG MOBILE

Kabar gembira bagi penggemar game PUBG, game bergenre battle royale yang dikaitkan dengan aksi penembakan massal di Selandia baru.

Setelah diskusi yang dilangsungkan di Kantor MUI Jakarta Pusat pada hari Selasa (26/3) antara pihak MUI dengan para ahli, mulai dari pakar psikologi, Kemenkominfo, KPAI hingga asosiasi esports terkait pelarangan PUBG, diputuskankan beberapa catatan sebagai hasil diskusinya.

Diskusinya adalah tentang dampak positif dan negatif PUBG serta perlu atau tidaknya fatwa dari MUI terhadap game itu. Alih-alih membahas tentang halal haram PUBG, diskusi itu lebih berfokus pada pembahasan catatan yang bersifat rekomendasi dalam pembahasan game untuk kebaikan umat.

Berikut adalah rekomendasi dari MUI untuk game yang baik.
  • Mengoptimalkan sisi positif game dengan nyalurkannya melalui esports, mengoptimalkan nilai manfaat, memberikan aturan-aturan yang asalnya tanpa aturan dan meminimalisir dampak negatif.
  • Untuk kepentingan optimasi kesadaran publik, Komisi Hukum MUI mengusulkan adanya review Peraturan Menteri No. 11 Tahun 2016 yang merupakan usaha pemerintah dalam  memberikan pengaturan terhadap game agar bisa lebih tinggi manfaatnya dan meminimalisir dampak negatif yang mungkin ditimbulkan.
  • Pembatasan usia, konten, waktu, dan dampak yang mungkin ditimbulkan. Di samping itu, pelarangan jenis game yang secara nyata berkonten pornografi, perjudian, perilaku menyimpang, dan mengandung konten terlarang secara agama dan peraturan perundang-undangan.

Nah, beberapa catatan itulah nantinya akan menjadi acuan dalam pembahasan internal Komisi Fatwa MUI. Yang jelas, sampai saat ini belum ada fatwa yang dikeluarkan terhadap game online, termasuk PUBG.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Siaran pers, kerja sama, pemasangan iklan dll, dikirim ke email: redaksi[at]radarempoa.com