Sabtu, 17 Oktober 2015

Perbedaan Peraturan Diduga Jadi Penyebab N1CS MARINE Gugur di PBIC 2015

N1CS MARINE

Senayan - Kapten tim N1CS MARINE, Marsellino Jeremia Hanjaya, mengungkapkan alasan kekalahan timnya atas DFN GZ GAMING di Point Blank International Championship (PBIC) 2015 adalah karena tim asal Thailand itu lebih menguasai rules (peraturan).

N1CS MARINE adalah tim asal Surabaya yang merupakan juara pada Point Blank National Championship (PBNC) 2015 dengan raihan hadiah 1 miliar Rupiah. Pada PBIC 2015, tim ini takluk oleh DFN GZ GAMING pada babak semi-final, dan menjadi 2nd runner-up pada PBIC 2015 dengan raihan hadiah USD 10.000 setelah mengalahkan rekan senegaranya, Indonesia All Stars.

Menurut Marcellino, "Indonesia All Stars merupakan tim yang terdiri dari pemain-pemain terbaik Point Blank Indonesia yang dipilih dan dibentuk oleh Garena Indonesia".

Lebih lanjut lagi, Marcellino menjelaskan beberapa perbedaan antara peraturan PBNC dengan PBIC yang di antaranya adalah batasan item. Ada item yang tidak boleh digunakan pada PBNC tetapi boleh digunakan di PBIC seperti Quick Change, Hollow Point Ammo Plus, Metal Bullet Proof Vest dan beberapa lainnya.

Quick Change berfungsi untuk memungkinkan pemain mengubah senjata dari melee (pisau) ke senapan dengan cepat. "Item ini sangat berguna bagi Sniper lawan," jelas Marcellino.

Hollow Point Ammo Plus merupakan item yang berfungsi untuk meningkatkan damage dan akurasi senapan sebesar 10%, sedangkan Bullet Proof Vest berfungsi untuk mengurangi serangan yang diterima dari lawan sebesar 20%.

Dari pihak Garena Indonesia sebagai penyelenggara PBNC dan PBIC 2015, Hans Saleh selaku perwakilan Garena Indonesia menjelaskan bahwa pihaknya telah menjelaskan peraturan pertandingan kepada para finalis  pada saat Technical Meeting. Memang ada sedikit perbedaan, namun mereka berusaha untuk menyamakan peraturan antara PNBC dengan PBIC, khususnya untuk batasan item yang diizinkan.

Sayangnya setelah dilakukan voting oleh masing-masing publisher Point Blank dari setiap negara, ternyata peraturan untuk membolehkan penggunaan item tersebutlah yang menang.

"Kedepannya mengenai peraturan yang diberlakukan di PBNC, akan didiskusikan lebih lanjut dengan para Troopers (julukan pemain PB). Apakah nantinya peraturan di PBNC ingin disamakan dengan PBIC atau tidak," pungkas Hans.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Siaran pers, kerja sama, pemasangan iklan dll, dikirim ke email: redaksi[at]radarempoa.com