Senin, 02 November 2015

Sartono Pencipta Lagu Hymne Guru Meninggal Dunia

Sartono
Belum habis duka setelah kabar tentang meninggalnya Drs. Suyadi (Pak Raden) pada Jumat (30/10), berita duka kembali hadir yang kali ini mengabarkan bahwa Sartono, pencipta lagu "Hymne guru" atau dengan kutipan populernya "Pahlawan Tanpa Tanda Jasa", meninggal dunia di usia 79 tahun pada Minggu (1/11).

Pria kelahiran 29 Mei 1936 itu merupakan mantan guru honorer di SMP Purna Karya Bhakti, Kota Madiun, Jawa Timur. Saat mengabdi sebagai guru, Sartono mengajar sebagai guru seni. Sayangnya, hingga akhir pengabdiannya, Sartono tetap menjabat sebagai guru honorer dengan gaji IDR 60.000 per bulan.

Hymne guru ia ciptakan ketik mengikuti sayembara pencipta lagu yang diselenggarakan oleh Depdiknas pada tahun 1980an.

Hadiah yang ia dapat dari sayembara itu cukup besar untuk zaman itu, yakni IDR 750.000. Usahanya dalam menciptakan lagu yang sering dinyanyikan di sekolah-sekolah Indonesia hingga saat ini juga tidak mudah, ia harus merevisi lirik lagu hingga berkali-kali karena durasi lagu yang diperlombakan tidak boleh lebih dari 4 menit.

Pada November 2007, kalimat terakhir lirik lagu Hymne Guru telah diganti dan diresmikan serta ditanda tangani dengan disaksikan oleh Dirjen PMPTK Depdiknas, Ketua Pengurus PGRI serta diperkuat dengan surat edaran PGRI No. 447/Um/PB/XIX/2007 tanggal 27 November 2007 yang mengubah lirik "Tanda tanda jasa" dengan "Pembangun insan cendikia".

Lirik asli Hymne Guru ciptaan alm. Sartono.

Terpujilah wahai engkau ibu bapak guru
Namamu akan selalu hidup dalam sanubariku
Semua baktimu akan ku ukir di dalam hatiku
Sebagai prasasti terima kasihku
Tuk pengabdianmu
Engkau sebagai pelita dalam kegelapan
Engkau laksana embun penyejuk dalam kehausan
Engkau patriot pahlawan bangsa
Tanpa tanda jasa

Lirik Hymne Guru (baru).

Terpujilah wahai engkau ibu bapak guru
Namamu akan selalu hidup dalam sanubariku
Semua baktimu akan ku ukir di dalam hatiku
Sebagai prasasti terima kasihku
Tuk pengabdianmu
Engkau sebagai pelita dalam kegelapan
Engkau laksana embun penyejuk dalam kehausan
Engkau patriot pahlawan bangsa
Pembangun insan cendikia

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Siaran pers, kerja sama, pemasangan iklan dll, dikirim ke email: redaksi[at]radarempoa.com