Sabtu, 26 Maret 2016

Wisata Libur Panjang, Kenikmatan Cicip Bebek Bakar dan Ayam Goreng Padaloma di Puncak Bogor

Restoran Padaloma

Jawa Barat - Dalam rangka libur panjang, tamasya ke daerah puncak ternyata tidak hanya untuk refreshing, tetapi juga menikmati makanan enak. Restoran yang saya kunjungi kali ini berlokasi tidak jauh dari perempatan Gadog. Nama dari restoran tersebut adalah Ayam Goreng dan Bakar Padaloma. Menu khas restoran ini jelas adalah ayam goreng atau bakar yang empuk nan gurih.

Ini adalah kali pertama saya dan keluarga untuk makan di sini. Jujur saja, saya agak bingung. Restoran Padaloma memiliki dua tempat yang saling berseberangan. Restoran yang saya datangi menjual menu ayam bakar sedangkan restoran seberangnya menjual menu ayam goreng. Ketika saya bertanya kepada tukang masaknya, dua restoran ini ternyata milik orang yang sama. "Ya, Mas. Sebelah sana sini sama, karena tempatnya sempit jadi dipisah," jawab Si Abang ketika saya tanya.

Tanpa basa-basi saya langsung memesan menu makanan. Pertama saya disarankan untuk pesan menu ayam gorengnya yang merupakan menu favorit, namun saya memutuskan untuk pesan menu lain yakni bebek bakar. Ibu saya mengingatkan apabila bebek goreng di restoran ini dagingnya agak alot karena sebelumnya beliau sudah pernah mencoba. Meskipun sudah diperingatkan, saya tetap keukeh dengan pesanan itu. "Yang ini pasti gak alot, Mah. Tenang aja," jelas saya.

Bebek Bakar Padaloma

Setelah menunggu beberapa saat, hidangan kami akhirnya datang bersama dengan sepiring lalapan yang terdiri dari sayur dan dedaunan. "Daun apa ini, Mas?" tanya saya karena bingung melihat daun yang disajikan sebagai lalap. "Itu daun Poh-pohan mas, bagus untuk pencernaan," jawab Si Abang. Sementara saya berbicara dengan Si Abang, ayah dan ibu saya sudah langsung memakan daun Poh-pohan itu. Dikarenakan kurang suka lalapan, saya hanya makan timun dan bebek bakar pesanan saya saja.

Hidangan Lalapan

Bagaimana dengan rasa bebek bakarnya? ternyata dugaan saya benar. Daging bebeknya tidak keras. Karena memesan bagian paha, dagingnya banyak. Apalagi jika dicocol dengan sambal, rasanya benar-benar sedap. Kenikmatan bebek bakar semakin mantap jika makannya dengan nasi timble plus tempe/tahu panas yang baru matang, rasanya luar biasa. Sambalnya juga tidak terlalu pedas dan sesuai dengan selera saya.

Penasaran dengan rasa ayam gorengnya, saya minta sedikit kepada ayah saya yang memesan menu tersebut. Begitu mencoba, saya tahu alasan kenapa banyak orang yang memesan menu ini. Daging ayamnya benar-benar empuk dan gurih. Belum lagi rasa dari kremesnya yang agak manis. Merasa kurang puas, akhirnya kami pun memesan beberapa potong ayam goreng lagi untuk dibawa pulang ke Jakarta.

Nah bagi anda yang ingin atau sedang bertamasya ke puncak, tidak ada salahnya untuk mampir ke restoran ini. Tidak jauh kok dari perempatan Gadog, anda akan menemukan lokasi Restoran Ayam Bakar Padaloma dengan mudah. Selamat mencoba!!


Guest blogger: Solusi Radikal
Add Facebook Solusi Radikal, dan jangan lupa follow Twitter @SolusiRadikal.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Siaran pers, kerja sama, pemasangan iklan dll, dikirim ke email: redaksi[at]radarempoa.com