Senin, 16 Juli 2018

Mau Nikah Gratis di KUA? Penuhi Persyaratan dan Dokumen yang Dibutuhkan

Persyaratan nikah di KUA

Siapa sih yang tidak ingin menikahi pasangan yang dicintainya sejak lama? Namun terkadang, biaya nikah yang mahal sering kali menjadi pertimbangan utama bagi setiap pasangan untuk melangsungkan pernikahan.

Kabar gembira bagi kamu yang ingin melangsungkan pernikahan, tetapi tidak punya modal. Kamu bisa menikah tanpa dipungut biaya sepeserpun di Kantor Urusan Agama atau KUA, lho. Tentunya, ada syarat administratif yang harus dipenuhi terllebih dahulu.

Inilah syarat dan dokumen apa saja yang dibutuhkan untuk melangsungkan pernikahan di KUA berdasarkan infografis yang diunggah oleh Kementrian Agama RI di laman Facebook-nya.

Dokumen yang Dibutuhkan
  • Foto copy KTP
  • Foto copy Kartu Keluarga
  • Foto copy Akta Kelahitan dan Ijazah Terakhir
  • Pengantar dari Lurah/Kepala Desa
    - Surat keterangan nikah (formulir model N1)
    - Surat keterangan Asal-usul (formulir model N2)
    - Surat keterangan tentang orang tua (formulir model N4)
  • Surat izin orang tua jika kedua mempelai berusia di bawah 21 tahun
  • Surat persetujuan mempelai
  • Surat pernyataan ejjaka/gadis, duda/janda bermaterai IDR 6.000
  • Pas foto background biru 4x6=1 lembar, 2x3=2 lembar, untuk masing-masing mempelai
  • Surat dispensasi dari pengadilan bagi suami di bawah 19 tahun, dan bagi istri di bawah 16 tahun
  • Akta cerai/kematian untuk berstatus duda/janda
  • Jika pernikahan dilakukan di KUA lain harus ada rekomendasi dari KUA Kecamatan asal
    - Biaya nikah di KUA IDR 0, IDR 600.000 di luar KUA, yang langsung disetorkan ke bank

Selain syarat serta dokumen di atas, ada juga persyaratan khusus atau tambahan yang harus dipenuhi oleh peserta nikah dalam kasus-kasus tertentu, yaitu:
  • Surat ganti nama untuk mempelai yang pernah ganti nama
  • Foto copy Passport, Visa dan surat keterangan lapor diri dari kepolisian bagi Warga Negara Asing (WNA)
  • Surat keterangan dari Kedutaan yang diterjemahkan ke Bahasa Indonesia oleh penerjemah resmi bagi WNA
  • Surat izin nikah dari kesatuan bagi TNI/Polri
  • Surat izin bagi Poligasi dari Pengadilan Agama bagi pernikahan Poligami 

Setelah menikah, hubungan kamu dan pasangan sudah sah di mata hukum. Dan terpenting, setialah kepada pasangan.

Resepsi pernikahan tidak masuk dalam layanan KUA, ya! Saran saya untuk resepsi, cukup undang tetangga, kerabat dan teman terdekat saja. Kamu bisa menabung terlebih dahulu sampai uangnya cukup untuk melangsungkan pesta.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Siaran pers, kerja sama, pemasangan iklan dll, dikirim ke email: redaksi[at]radarempoa.com