Kamis, 28 April 2016

Praveen dan Debby, Ganda Campuran Indonesia Juara di Yonex All England Open Badminton Championships 2016

Foto dari Reuters:
Praveen dan Debby - Christinna dan Nielsen

Kabar gembira bagi para penggemar bulutangkis/badminton tanah air karena pasangan ganda campuran Indonesia, yakni Debby Sutatnto dan Praveen Jordan, sukses mengharumkan nama bangsa dengan menjuarai kejuaran bulutangkis dunia, All Engand 2016, yang digelar di Barclaycard Arena, Birmingham, Inggris.

Debby dan Praveen menjuarai ajang All England yang ke-107 ini setelah berhasil mengalahkan tim asal Denmark, Joachim Fischer Nielsen dan Christinna Pedersen, dalam straight game dengan skor 21-12 dan 21-17.

[Beritasatu.com]
Pada game pertama, Praveen dan Debby tampil taktis. Mereka mampu mempertahankan keunggulan perolehan poin dari awal sampai akhir. Beberapa kali pengembalian bola dropshot yang dilakukan Praveen mematikan lawan. Game pertama ditutup dengan skor 21-12 dalam waktu 18 menit

Sedangkan di game kedua, mereka bermain lepas. Setelah skor sempat imbang 3-3, Praveen dan Debby perlahan mulai memperlebar jarak menjadi 11-8. Namun beberapa kesalahan dibuat sehingga skor sempat imbang 14-14.

Meski demikan kesalahan itu tak membuat ganda campuran Indonesia ini kehilangan kepercaan diri. Mereka kembali mencuri dua poin untuk menjadikan keunggulan 16-15. Permainan agresif Joachim mampu merepotkan dan skor kembali imbang 16-16. Setelah itu shuttlecock pukulan Christinna tiga kali gagal melewati net. Skor 20-16. Game kedua akhirnya ditutup dengan pukulan Debby ke area kosong untuk menjadikan skor 21-17.

[Bbc.com]
"Tentu kami senang bisa juara. All England adalah turnamen bulutangkis tertua di dunia. Para pemain Eropa sangat matang. Jadi kami berusaha untuk tidak terbawa permainan mereka. Kami harus bermain lebih cepat," kata Praveen.

"Permainan mereka (Debby dan Praveen) sangat cepat, kami tak bisa mengimbangi mereka," kata Pedersen, pebulutangkis Denmark. Nielsen menambahkan, "Tentu saja kami kecewa, tadinya kami optimistis bisa menang. Apalagi kami sudah melakukan persiapan sebaik-baiknya."

[Rappler.com]
"Kami bersyukur kepada Tuhan dan bangga sekali rasanya. Rasanya tidak bisa diungkapkan dengan kata-kata. Bisa menang di All England merupakan suatu kebanggaan buat kami. Terima kasih buat Bapak Presiden Republik Indonesia Joko "Jokowi" Widodo yang juga mendukung kami, Pak Gita Wirjawan, segenap keluarga besar PP PBSI, orangtua, keluarga, dan semua supporter Indonesia." kata Debby.

Gelar juara ini menjadi edisi perdana Praveen dan Debby pada turnamen level super series setelah bermitra selama 2 tahun tiga bulan. All England merupakan turnamen bulutangkis tertua dan paling disembah para pebulutangkis elite dunia.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Siaran pers, kerja sama, pemasangan iklan dll, dikirim ke email: redaksi[at]radarempoa.com