Minggu, 11 September 2016

Review Warkop DKI Reborn, Awal yang Kocak untuk Mulai Nostalgia


Baru sehari tayang di bioskop, versi bajakan dari Warkop DKI Reborn: Jangkrik Boss - Part 1 sudah tersebar di internet. Itulah berita yang saya temukan mengenai film yang dibintangi oleh Abimana Aryasatya, Vino G. Bastian dan Tora Sudiro ini. Berita lainnya tentang film komedi yang disutradarai oleh Anggy Umbara ini adalah penghargaan rekor MURI atas pencapaian Warkop DKI Reborn di hari pertama pemutarannya.

Sebagai pecinta film Indonesia, tidak mau secara sengaja atau tidak sengaja nonton bajakannya, saya dan istri memutuskan untuk menonton film yang berkisah tentang para petugas CHIPS ini di akhir pekan. Pergi ke XXI Bintaro Plazza untuk nonton jam 13.15 WIB, pergelangan kaki kiri saya jadi keseleo karena salah pijakan pas turun tangga di depan studio 1 dan 2.

Singkat cerita, bagian satu dari film produksi Falcon Pictures inipun dimulai. Om Indro Warkop muncul sebagai pembuka. Dia baru nongol saja sudah membuat para penonton di studio 1 terpingkal-pingkal dengan lawakannya yang cerdas dan agak sarkas ke... ya Anda bisa tahu kalau sudah nonton filmnya. Kemudian barulah kisah film sesungguhnya dimulai dimana tiga tokoh utama Dono (Abimana), Kasino (Vino), dan Indro (Tora) muncul sebagai para petugas CHIPS yang tampil kocak dengan ulah yang sangat mengocok perut dan sometimes beneran terjadi di keseharian kita.

Adegan-adegan plot twist yang bikin penonton salah paham membuat film ini tampil semakin kocak. Kebanyakan lawakan yang ditampilkan dalam film ini adalah hasil remake dari film-film Warkop DKI sebelumnya. Maklum saja, namanya juga reborn atau lahir kembali.

Dikarenakan sebagian lawakan yang berasal dari film aslinya, dan nampaknya saya hampir sudah pernah nonton film Warkop DKI pada saat lebaran, sehingga adegan lucunya sudah ketebak. Meski demikian, saya cukup terhibur sampai ngakak juga pas ada adegan yang saya rasa original.

Tidak ada masalah tentang penampilan dari tiga sekawan. Termasuk juga om Indro sebagai satu-satunya member Warkop DKI yang masih hidup hingga saat ini. "Sehat dan sukses terus ya, om." Hanya saja untuk porsi tampil, saya merasa sosok Kasino lebih mendominasi.

Saya paling suka akting Abimana sebagai Dono yang tampil total. Ia dapat membawakan peran tersebut dengan sangat meyakinkan, khususnya sifat kalem yang mendadak kocak dan sometimes agak mesum kalau lihat cewek cantik. Di film aslinya, Dono memang tokoh yang paling beruntung, ya, karena dengan muka yang pas-pasan, perut buncit, dan gigi tonggos, ia mampu memikat cewek-cewek cantik. Oh ya, Nikita Mirzani juga main di film ini. Anda pasti bisa tebak dia berperan jadi apa!

Meski tampil gemilang, ada adegan yang saya rasa garing. Mungkin dulu, pas saya masih kecil, banci berkumis adalah sosok yang kocak banget. Namun seiring dengan perkembangan zaman, peran seperti itu menurut saya menjijikkan. Ayolah, buat citra Warkop DKI tetap legendaris dengan lebih banyak lawakan cerdas.

Kesimpulannya, Warkop DKI Reborn: Jangkrik Boss - Part 1 adalah film yang sangat menarik, baik bagi penggemar film Warkop DKI maupun orang awam. Akan tetapi, perlu diingat bahwa ini adalah film bersambung sehingga Anda dapat mengetahui ending-nya di film yang akan datang atau bagian duanya. Kalau tidak nonton part 2, maka Anda hanya akan menemukan ending yang ngegantung abis, nggak jelas.

Setelah filmnya berakhir, jangan langsung pulang ya, karena ada behind the scene kocak dari beberapa adegan yang sangat sayang untuk Anda lewatkan.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Siaran pers, kerja sama, pemasangan iklan dll, dikirim ke email: redaksi[at]radarempoa.com