Selasa, 03 Januari 2017

Kilas Balik Berita Heboh Tahun 2016


Di penghujung tahun 2016, izinkan penulis untuk merangkum 10 peristiwa paling heboh yang terjadi di Indonesia selama setahun belakangan. Barang kali ada peristiwa yang Anda lewatkan karena kesibukan dan pengalihan isu. Materi tidak penulis jabarkan secara detail, namun hanya penjelasan secara umum saja.

Apabila ingin mengetahui detail dari peristiwa yang ada di artikel ini, silakan Anda cari sendiri di mesin pencari atau situs media nasional yang dianggap terpercaya dan netral. Hal ini penulis lakukan dikarenakan tidak semua peristiwa dikuasai dengan baik. Daripada menimbulkan salah paham atau fitnah, sebaiknya hal ini dilakukan.

Di bawah ini adalah daftarnya.

Bom Sarinah

Total korban pada peristiwa teror yang terjadi di depan Sarinah, Jalan M.H. Thamrin, Jakarta Pusat, ini adalah 7 orang, yaitu 5 dari pihak teroris, dan 2 dari warga sipil yang salah satunya adalah warga Belanda. Hal yang membuat peristiwa ini heboh tidak hanya karena terornya, tetapi karena perbuatan warga sekitar yang sangat konyol saat dan setelah peristiwa itu berlangsung.

Perbuatan konyol warga Jakarta pada peristiwa ini seakan memperlihatkan mereka tidak terganggu sama sekali dengan terorisme. Justru terorisme di Sarinah ini menjadi bahan olok-olok di jejaring sosial. Kelakuakn warga antara lain nonton polisi ketika sedang tembak-menembak dengan teroris, selfie di tempat kejadian, pedagang asongan tetap berjualan di kerumuman massa, membahas polisi ganteng, mengomentari sepatu dan tas yang digunakan polisi.

Tangan Robot Tawan

Netizen sempat dihebohkan oleh pria asal Bali bernama I Wayan Sumardana atau akrab disapa Tawan, seorang tukang las yang berhasil membuat rangkaian robotik dari barang bekas untuk mendukung aktivitas tangan kirinya yang lemah. Kata IWS, tangan robot itu bisa dikendalikan menggunakan gelombang pikiran.

Banyak pro kontra mengenai kebenaran dan teknologi yang diciptakan oleh Tawan. Dengan temuannya itu, Tawan mendapat dukungan dari banyak pihak, termasuk dari pihak pemerintah setempat. Hanya saja, ketika tangan robot ciptaanya ingin diteliti lebih lanjut oleh para ahli, tangan itu pun rusak.

Sidang Kopi Sianida

Kasus pembunuhan yang sangat menghebohkan rakyat Indonesia. Sidang kasus dari Jessica Kumala Wongso ini sampai digelar berkali-kali yang disiarkan secara langsung oleh televisi swasta Indonesia, dan memakan waktu sampai berbulan-bulan hingga hakim menentukan kepastian hukumannya.

Kronologinya, Jessica dituduh membunuh Wayan Mirna Salihin dengan zat sianida yang dicampurkan ke dalam Es Kopi Thai yang dipesan dari kafe. Jessica dituduh jadi tersangka atas bukti berupa rekaman CCTV. Pro kontra mengenai kasus ini pun ikut mewarnai jalannya persidangan. Pada akhirnya, Jessica dituduh bersalah dan dihukum 20 tahun penjara.

Pemblokiran Game KPAI

Wacana dari pihak Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) ini cukup menghebohkan gamer Indonesia karena KPAI meminta agar Kementrian Pendidikan dan Kebuudayaan Republik Indonesia untuk memblokir video game yang dinilai bisa membuat kecanduan.

Ada 15 game yang direkomendasikan oleh KPAI untuk diblokir, yaitu Atlantica, Bully, Call of Duty, Carmageddon, Conflict Vietnam, Counter Strike, Cross Fire, Future Cop, Grand Theft Auto, Mortal Kombat, Point Blank, Raising Force, Shelshock, War Rock, dan World of Warcraft.

Dampak buruk kecanduan game menurut KPAI, antara lain menimbulkan perilaku negatif, tidak peka lingkungan sekitar, menganggu kesehatan, gangguan emosi, mengalami obsesi berlebihan, mendorong ketidakjujuran, tidak mampu mengendalikan diri, dan mempengaruhi pikiran.

Heboh Tahu Bulat

Muncul jadi sebuah game, makanan yang dijual keliling menggunakan mobil bak ini menjadi viral yang sangat menghebohkan gamer seluruh Indonesia. Tahu Bulat adalah game Android bergenre idle clicker buatan developer Indonesia, Own Games. Popularitasnya di Google Play kala itu sanggung menyaingi game raksana sekelas Clash of Clan.

Fenomena Pokemon Go

Sepertinya ini adalah sebuah game yang paling menghebohkan di tahun 2016. Rilis pada Juli, game Android dan iOS ini langsung menyita perhatian gamer seluruh dunia, termasuk Indonesia. Pokemon Go hadir dengan gameplay unik yang belum banyak diangkat oleh developer game dunia.

Pokemon Go adalah game mobile yang memanfaatkan teknologi global mapping dari Google Map yang mengajak pemain untuk bergerak ketika mencari Pokemon dan berjalan menuju PokeStop untuk mendapatkan barang yang dibutuhkan untuk bermain Pokemon Go. Game ini juga memiliki aksesoris khusus yang bernama Pokemon Go Plus untuk mempermudah permainan.

Fenomena game ini cukup mengkhawatirkan banyak pihak, mulai dari pengurus rumah ibadah, area terlarang, dan orang tua, sebab prilaku sebagian pemain Pokemon Go ini cukup meresahkan. Ada yang masuk ke lokasi terlarang untuk menangkan Pokemon, berkendara sambil bermain, dan mengganggu kekhusyuan orang beribadah.

Al-Maidah 51

Sebagian umat Islam Indonesia, khususnya Jakarta, menjadi geram setelah mendengan, membaca dan menonton pernyataan Basuki Cahaya Purnama atau Ahok yang melukai umat Islam.  Ahok dinilai telah menistakan ayat suci Al-Quran, yaitu surat Al-Maidah ayat 51 tentang tidak dibenarkannya orang Islam memilih pemimpin kafir atau yang tidak seiman.

Pro kontra terhadap pernyataan Ahok pun menjadi fenomena tersendiri dalam masyarakat. Buntut dari masalah ini adalah terjadinya demonstrasi atau aksi damai "Bela Islam" besar-besaran sebanyak dua kali, yaitu pada 4 November (411) dan 2 Desember (212). Tuntutan demonstran ialah agar Ahok diadili atas tuduhan penistaan agama.

Videotron

Videotron atau papan iklan video di jalan raya dekat Kantor Walikota Jakarta Selatan secara mengejutkan memutarkan Japanese Adult Video (JAV) dari sebuah situs film dewasa. Setelah diusut lebih lanjut, ternyata ada oknum yang melakukan sabotase terhadap videotron tersebut. Peristiwa ini sempat menggegerkan warga sekitar dan pengendara yang sedang lewat.

Penggandaan Uang

Praktek perdukunan tidak pernah hilang di negara tercinta ini. Kacaunya, orang yang percaya pada praktek dukun pun tidak hanya berasal dari kaum tidak terpelajar, tetapi juga kaum terpelajar dan agamis yang seharusnya secara logika mereka bisa membedakan mana yang benar dan salah dengan keilmuannya.

Pada tahun 2016, sosok yang jadi tersangka praktek perdukunan penggandaan uang adalah Dimas Kanjeng Taat Pribadi. Ia menggunakan topeng agama untuk memuluskan aksinya dalam menipu santrinya yang ingin kaya secara instan. Jadi muridnya percaya bahwa Taat Pribadi bisa menggandakan uang secara ajaib. Anehnya, meski sudah ditangkap, santri Dimas Kanjeng masih percaya kalau "sang guru" memiliki kemampuan ajaib untuk menggandakan uang.

Video yang memperlihatkan kemampuan Dimas Kanjeng dalam menggandakan uang pun tersebar di internet yang kemudian menjadi viral. Kasus ini pun semakin berkembang, dari awalnya hanya praktek dukun menjadi pembunuhan setelah istri dari salah satu staf yang bekerja di rumah Taat Pribadi mengaku bahwa suaminya telah lama tidak pulang.

Om Telolet Om

Tren ini sebenarnya sudah berlangsung cukup lama, tetapi baru meriah di akhir tahun 2016. "Om Telolet Om" adalah ungkapan bocah di daerah Jawa untuk meminta sopir bus antar provinsi untuk membunyikan klakson yang berbunyi "Telolet".

Fenomena ini jadi viral ke seluruh dunia setelah para musisi dan olahragawan dunia mempertanyakan tentang "Om Telolet Om". Fenomena asal Indonesia ini jadi semakin viral karena netizen membuat dan mengunggah video parodinya ke jejaring sosial. Selain itu, kehebohan ini juga dimanfaatkan oleh pengembang game untuk membuat game yang bertemakan "Om Telolet Om".



Demikianlah kilas balik mengenai berita heboh pada tahun 2016. Di samping sepuluh berita pada artikel ini, sebenarnya masih banyak berita nasional lain yang tidak kalah heboh. Hanya saja, bagi penulis, itulah berita yang dinilai pastas dikategorikan sebagai yang paling heboh di antara yang heboh.

Apakah ada yang penulis lewatkan?

Jika Anda memiliki opini mengenai berita-berita heboh lainnya, silakan tinggalkan pendapat di kolom komentar, ya!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Siaran pers, kerja sama, pemasangan iklan dll, dikirim ke email: redaksi[at]radarempoa.com