Sabtu, 11 Februari 2017

Steam Direct Adalah Solusi yang Lebih Baik dari Steam Greenlight


Telah beredar kabar bahwa Valve Corporation yang merupakan pengembang dari game DOTA 2 dan Counter-Strike:Global Offensive akan menghilangkan fitur Steam Greenlight. Sebelumnya wacana ini telah diumumkan Valve pada tahun 2013 silam.

Namum pada tahun 2017 ini, Valve mengumumkan solusi yang lebih baik untuk menggantikan Steam Greenlight. Bagi yang belum tahu, Steam Greenlight adalah program dari Valve yang dapat digunakan oleh pengembang game PC independen (indie) untuk mengumpulkan suara dari komunitas melalui online voting untuk mengetahui tanggapan terhadap game yang ingin diterbitkan di Steam. Status Greenlight atau Greenlit akan diberikan Valve kepada game yang lolos kualifikasi.

Kelemahan dari Steam Greenlight adalah pengembang yang tidak mendapatkan cukup suara pada kampanyenya, maka game yang didaftarkan melalui fitur ini tidak lolos kualifikasi untuk terbit di Steam. Meski demikian, pengembang itu bisa kembali menyelenggarakan kampanye untuk game yang sama.

Valve menghadirkan solusi untuk menggantikan Steam Greenlight dengan fitur baru yang lebih ramah terhadap pengembang game indie, yakni Steam Direct.

Alasan Steam Direct dikatakan lebih ramah, sebab pengembang game indie tidak perlu lagi untuk mengumpulkan suara komunitas melalui voting. Dengan Steam Direct, pengembang game indie bisa langsung menerbitkan gamenya di Steam dengan persyaratan tertentu.

Secara teori, penulis menilai bahwa Steam Direct adalah sebuah solusi yang lebih baik dari Steam Greenligt bagi pengembang game indie untuk menerbitkan game PC buatannya di Steam.

Hanya saja, pada prakterknya nanti, pengembang bisa membaca detail persyaratannya pada term of service (ToS) setelah fitur baru ini resmi diterbitkan oleh Valve. Tentunya, Valve tidak mungkin meloloskan game yang tidak berkuaitas atau dibuat asal-asalan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Siaran pers, kerja sama, pemasangan iklan dll, dikirim ke email: redaksi[at]radarempoa.com