Kamis, 14 September 2017

Jika Fight of Gods Tidak Diblokir, Kominfo Ancam Blokir Steam


Kontroversi tentang game fighting berjudul Fight of Gods akhirnya sampai ke pihak pemerintah Indonesia, tepatnya Kementrian Komunikasi dan Informatika (Kominfo). Direktur Jenderal Aplikasi Informatika Kominfo, Semuel Abrijani Pangerapan, mengabarkan bahwa pihaknya telah mengirimkan surat ke Steam agar Fight of Gods diblokir dari Indonesia.

Fight of Gods adalah game PC bergenre 2D fighting yang dikembangkan oleh Digital Crafter dan diterbitkan oleh PQube Limited. Fitur yang ditawarkan oleh game yang memasuki tahap Early Access pada tanggal 4 September 2017 di Steam ini, yaitu single player mode, local multiplayer mode, shared/split screen, achievement, dan dukungan kontroler.

Dilansir dari detik.com, pihak Kominfo meminta agar pihak Steam segera melakukan geo blocking untuk Fight of Gods. Samuel Abrijani mengancam, apabila tuntutan tidak dilaksanakan dalam waktu 2x24 jam maka pihaknya akan melakukan pemblokiran terhadap channel distributor dari game tersebut, dalam hal ini kemungkinannya adalah Steam.

Sebelumnya, negara pertama yang mengajukan pemblokiran terhadap Fight of Gods adalah Malaysia. Bahkan pihak terkait sempat memblokir Steam selama beberapa waktu. Namun, sekarang Steam telah memblokir Fight of Gods di negara tersebut sehingga akses Steam sudah kembali dibuka.

Pemblokiran Fight of Gods di Indonesia juga ditujukan untuk mencegah isu SARA dan gesekan yang mungkin terjadi antar umat beragama. Di samping itu, sosok Tuhan, Nabi, dan Dewa-Dewi dari suatu agama bukanlah entitas yang bisa dipermainkan, apalagi diadu seperti yang disajikan oleh Fight of Gods.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Siaran pers, kerja sama, pemasangan iklan dll, dikirim ke email: redaksi[at]radarempoa.com