Rabu, 07 November 2018

Tidak Perlu Mahal, Smartphone untuk Gaming ya ASUS ZenFone Max Pro M1

gaming
Gaming

Sebagai remaja (agak tua sedikit sih) yang gemar bermain game, saya butuh smartphone yang mampu mendukung hobi abadi saya tersebut. Sehari-hari, saya bisa main game minimal 4 sampai 5 jam, itu adalah akumulasi dari waktu ngegame pada saat senggang maupun nyolong-nyolong ketika sedang bekerja, haha. Jadi, untuk mendukung aktivitas gaming, saya perlu banget smartphone yang bisa tahan setidaknya 5 jam non-stop.

Menurut saya, smartphone yang ideal untuk kenyamanan bermain mobile game kekinian, seperti Ragnarok M: Eternal Love, Arena of Valor dan PUBG MOBILE, minimal harus menggunakan prosesor Snapdragon yang powerful, punya RAM memadai, internal storage lega, dan baterai berkapasitas tinggi supaya bisa ngegame tahan lama.

Nah, saya dapat info bahwa ASUS memiliki seri smartphone yang ditujukan khusus untuk gaming. Namanya adalah ASUS ZenFone Max Pro M1. Setelah melakukan pencarian di internet, saya pun menyadari bahwa perangkat ini punya spesifikasi yang memenuhi kriteria sebagai smartphone idaman gamer, yaitu ideal untuk bermain mobile game.

Alasan saya sangat jatuh hati dengan ZenFone Max Pro M1 dikarenakan perangkat ini menggunakan prosesor Qualcomm Snapdragon 636 yang powerful, RAM 3 GB (ada juga varian RAM 4 GB dan 6 GB), internal storage 32 GB (tersedia varian 64 GB) dan baterai berkapasitas 5000 mAh. Dengan spesifikasi tersebut, saya yakin kalau Max Pro M1 bisa "melahap" semua mobile game yang telah beredar di Google Play.

Selain dari yang saya sebutkan, smartphone yang punya julukan "Limitless Gaming" atau "Gaming Tanpa Batas" ini memiliki spesifikasi sebagai berikut, yaitu dual-SIM card tipe nano yang dilengkapi slot micro-SD, layar sentuh IPS berukuran 6 inci dengan rasio 18:9, sistem operasi pure Android 8.1 atau Oreo, fingerprint scanner di bagian bada audio jack 3.5 mm, dan charging port micro-USB.

asus zenfone max pro m1
ASUS ZenFone Max Pro M1

Terlepas dari kekhususannya untuk gaming, Max Pro M1 juga dilengkapi kamera dengan hasil yang cukup baik. Untuk model RAM 3 dan 4 GB, dual-camera di bagian belakangnya punya konfigurasi 13 MP dan 5 MP bokeh, sedangkan untuk model RAM 6 GB konfigurasinya adalah 16 MP dan 5 MP bokeh. Sementara itu, kamera depan untuk model RAM 3 dan 4 GB adalah 8 MP, sedangkan untuk model RAM 6 GB adalah 16 MP. Baik belakang maupun depan, kameranya sudah dilengkapi LED flash. Jadi, foto di manapun (khususnya selfie atau wefie) tidak perlu khawatir kekurangan cahaya.

Dengan spesifikasi tersebut, ZenFone Max Pro M1 dibandrol dengan harga yang terjangkau. Harga model RAM 3 GB dan internal storage 32 GB cuma Rp2.299.000, harga model RAM 4 GB dan internal storage 64 GB hanya Rp2.799.000, dan harga model RAM 6 GB dan internal storage 64 GB adalah Rp3.299.000. Gemana, menggoda banget kan!?

Rasa penasaran akhirnya membuat saya memberanikan diri untuk pinjam ZenFone Max Pro M1 dari teman. Kebetulan, teman saya itu punya yang RAM 6 GB dan internal storage 64 GB alias model terbaiknya. Mau buktikan sendiri dong, kebenaran dari berbagai penilaian positif yang diberitakan oleh media maupun para ZenFans. Kurang afdol rasanya kalau langsung percaya begitu saja tanpa “cek n ricek” dulu. Kebetulan ada yang punya, jadi langsung pinjam saja.

Okey, setelah coba, ya memang benar adanya. Kinerja untuk gaming benar-benar sangat memuaskan. PUBG MOBILE berjalan dengan mulus, Asphalt 9: Legends juga lancar. Apa lagi? Arena of Valor mah enteng untuk ukuran Max Pro M1. Selain kinerja, daya tahan baterainya juga mantap banget. Bisa tahan ngegame non-stop sekitar 6 jam. Kalau untuk penggunaan normal doang malah bisa tahan sampai 2 hari, lho. Awesome!

Agar lebih yakin dengan kinerjanya, saya pun melakukan benchmark dengan aplikasi Antutu.

benchmark
Skor

Setelah nyoba ZenFone Max Pro M1 punya teman lebih kurang 7 hari. Selain kinerja powerful dan daya tahan baterai yang lama banget, ada tiga fitur atau teknologi yang menurut saya paling menarik pada ZenFone Max Pro M1.

Pertama, ZenMotion. Walaupun sistem operasinya menggunakan pure Android 8.1 Oreo, tapi ponsel ini juga punya fitur ZenMotion yang memudahkan pengguna untuk mengoperasikannya dengan gestur tertentu. Kalau saya pribadi, paling banyak menggunakan gesture tap dua kali pada area kosong di layar untuk menghidup-matikan layar.

Kedua, dual SIM card tipe nano yang keduanya sudah mendukung 4G. Nah, ini asyik banget. Saya bisa menggunakan satu hape ini untuk dua nomor sekaligus, yaitu satu nomor untuk telepon/bisnis, dan nomor lain untuk keperluan pribadi dan data internet. Selain itu, dalam tray-nya juga ada slot untuk micro-SD untuk media penyimpanan ekstra.

dual sim
Dual-SIM

Ketiga, potrait mode pada kamera belakang. Tren foto kekinian kan yang bokeh-bokeh gitu. Nah, ZenFone Max Pro M1 juga menghadirkan fitur bokeh pada kameranya sehingga kita bisa berfoto dengan latar belakang ngeblur layaknya kamera DSLR. Fitur ini bangus banget digunakan ketika berfoto di tempat dengan latar belakang yang berantakan. Jadi, detail foto bisa lebih fokus ke orangnya.

Well, mungkin itu saja ya penjelasan saya tentang ZenFone Max Pro M1. Setelah merasakan sendiri kinerjanya, akhirnya dengan berat hati, saya kembalikanlah hape idaman gamer ini ke pemilik aslinya. Untuk gaming, hape ini beneran nyaman banget sih, mulai dari layarnya yang lebar, desain body yang nyaman digenggam, daya tahan baterai awet banget, dan kekuatannya yang bisa menjalankan semua mobile game favorit saya dengan mulus.

2 komentar:

  1. Zenfone Max Pro M1 keren lah, yang bilang hape setrikaan ke laut aja.

    Btw, apakah typo di paragraf 5? Setahu saya rasio layar kalau enggak 16:9 ya 18:9 atau angka 18-nya lebih tinggi beberapa poin. Enggak ada 18:6 hehe maaf.

    BalasHapus
    Balasan
    1. oh iya, maaf typo. seharusnya 18:9, makasi koreksinya :D

      Hapus

Siaran pers, kerja sama, pemasangan iklan dll, dikirim ke email: redaksi[at]radarempoa.com