Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Fakta, Mitos dan Cara Mengobati Ejakulasi Dini

ilustrasi ejakulasi dini

Pembahasan singkat tentang ejakulasi dini, fakta, mitos dan cara alami untuk mengobatinya.

Ejakulasi pada pria adalah proses pelepasan cairan sperma yang biasanya terjadi setelah seseorang mencapai orgasme atau dikenal juga dengan istilah klimaks.

Sedangkan, kondisi seseorang tiba-tiba ejakulasi sebelum dirinya merasa siap untuk berejakulasi disebut ejakulasi dini. Jadi, belum siap untuk "muncrat", sudah ditahan-tahan dengan berbagai cara, tetap saja keluar.

Dan faktanya, banyak dari para pria yang pernah mengalami. Khususnya yang baru pertama kali berhubungan seks. Juga, banyak dari yang langsung merasa paranoid setelah mengalaminya. Apakah keadaan ini membahayakan, wajar-wajar saja atau bagaimana nih?

Lalu, bagaimana nih untuk mencegah atau setidaknya me-minimalisir terjadinya ejakulasi dini ini? Yuk langsung simak pembahasannya berikut ini.

Fakta Ejakulasi Dini


seks ejakulasi dini

Ejakulasi Dini Tidak Berbahaya


Tenang saja guys. "Muncrat duluan sebelum siap muncrat" bukan masalah serius kok. Semua pria pernah mengalaminya. Keadaan alami ini tidak ada hubungannya dengan masalah kesuburan atau kesehatan reproduksi.

Masalah yang mungkin bisa timbul dari ejakulasi dini adalah masalah ego atau spesifiknya rasa malu terhadap diri sendiri ketika berhubungan intim dengan pasangan. Dengan kata lain, baru 1-5 menit sudah "putih" duluan.

Belum Jelas Penyebabnya


Sebenarnya belum diketahui secara pasti mengenai faktor penyebab ejakulasi dini. Memang sih, ada yang mengatakan karena faktor biologis, dan ada juga yang berpendapat disebabkan faktor fisiologis. Tapi secara umum, penyebabnya memang belum diketahui lagi secara pasti.

Ada Dua Tipe


Faktanya, ejakulasi dini juga ada tipe atau jenisnya, yaitu ejakulasi dini primer dan ejakulasi dini sekunder.

Ejakulasi dini primer merupakan kondisi ketika seorang pria tidak memiliki kendali terhadap ejakulasinya. Pokoknya langsung "crot" ketika mendapat rangsangan. Nah, sebenarnya kondisi ini jangan dianggap remeh. Kalau tidak segera diobati, kondisi ini akan terus menghantui seumur hidup.

Sedangkan ejakulasi dini sekunder adalah kondisi ketika sebelum ejakulasi dini mulai, ada periode normalnya. Gampangnya, jenis ini masih bisa diatur "alur ceritanya".

Sulit Mendapat Keturunan


Memang, seperti yang disinggung pada poin pertama, ejakulasi dini tidak menyebabkan masalah kesehatan secara serius.

Tapi jangan senang dulu!

Kalau seseorang terlalu sering ejakulasi dini, faktanya memang bisa menghambat proses pembuahan dengan pasangan. Dengan kata lain, kalau sering ejakulasi dini, maka seorang pria berpotensi untuk sulit punya anak.

Namun, tidak menutup kemungkinan bahwa pria yang ejakukasi dini untuk tetap bisa punya keturunan.

Mitos Ejakulasi Dini


Ejakulasi Dini Hanya Terjadi pada Pria Muda


Mungkin dengan logika tingkat hormone yang masih banyak dan segar, alhasil anggapan bahwa ejakulasi dini hanya terjadi pada pria yang masih remaja atau tergolong muda pun tercipta. Padahal, tidak demikian, karena ejakulasi ternyata dini tidak pandang usia.

Berdasarkan penelitian yang pernah dilakukan oleh The University of Chicago terhadap tingkat persentase ejakulasi dini yang dialami oleh pria antara 18-59 tahun, berikut adalah datanya.
  • 18-29: 30%
  • 30-39: 32%
  • 40-49: 28%
  • 50-59: 31%

Terlahir Dengan Kondisi Ejakulasi Dini


Jujur saja, mitos ini bikin geleng-geleng kepala. Ejakulasi dini bisa saja terjadi karena faktor psikis seperti stress, cemas, dan lain-lain. Jadi SALAH BANGET kalau ada yang bilang kalau seseorang mengalami ejakulasi disi sejak bayi.

Bukan Terjadi Karena Kita Gak Bisa Tahan Lama


Banyak yang beranggapan kalau ejakulasi dini terjadi karena seorang pria tidak bisa tahan lama. Sebenarnya tidak sepenuhnya benar juga.

Walau sudah berusaha keras untuk tahan lama, kalau memang sudah waktunya keluar, ya pasti keluar. Tidak bisa dilawan. Melawan orgasme justru (menurut saya) hanya akan mengurasi kenikmatan yang harusnya dirasakan.

Oleh karenanya, apabila tidak ingin ini terjadi, maka secepatnya untuk mengambil penanganan, baik secara alami maupun dengan penggunaan obat-obatan sesuai resep dokter.

Cara Alami Menangani Ejakulasi Dini


akibat ejakulasi dini

Atur Alur Pernafasan


Bagi yang "rajin" masturbasi atau bercinta, pasti sudah tahu banget dengan trik ini. Tapi, bagi yang belum, kamu gak salah baca.

Faktanya, mengatur atau "memainkan" alur penafasan sangat vital peranannya agar tidak cepat keluar. Kamu kira, kenapa aktor film dewasa pria sering terengah-engah ketika ia sedang melakukan adegan panasnya itu?

Mereka melakukannya, agar bisa tahan lama. Bayangkan saja kalau ia tidak mengeluarkan engahan nafasnya, dijamin filmnya hanya berdurasi 2-3 menit saja.

Lalu, bagaimana cara mengatur pernapasan? Jadi seperti ini, katakanlah kamu sudah merasa di puncak. Kemudian, sudah merasa sperma di ujung dan akan keluar. Nah, menjelang detik-detik keluar inilah saatnya kamu langsung tarik nafas sedikit dari diafragma, lalu tahan nafas kamu. Kemudian, hentikan sejenak proses bercintanya.

Lakukan terus ini secara berulang hingga kamu merasa siap untuk melakukan "ledakan kemenangan".

Latihan Kegel


Pernah dengar senam kegel? Ya, senam ini juga kerap dilakukan oleh wanita. Tapi yang pria juga bisa melakukannya.

Fungsi senam kegel adalah untuk memperkuat otot sekitar area kemaluan. Semakin kuat ototnya, semakin kuat berlama-lama jugalah seluruh aliran yang keluar dari penis (urin maupun sperma).

Senam kegel ini bisa jadi salah satu solusi mengatasi ejakulasi dini.

Caranya bisa kamu search di YouTube deh!

Terapkan Metode "Mind Trick"


Selain menerapkan trik alur pernafasan, terapkanlah atur pikiran.

Maksudnya? Oke, begini penjelasannya.

Ketika berhubungan seks dengan pasangan, biasanya seseorang akan terpejam kedua mata dan berfantasi liar sehingga otomatis otak akan mengirimkan sinyal ke aktivitas seksual. Hal ini akan memberikan merangsang lebih besar sehingga ejakulasi akan terjadi lebih cepat.

Semakin hot fantasi kita, maka semakin cepat ejakulasi terjadi. Apabila tidak ingin cepat keluar, ketika sudah ada tanda-tanda, langsung alihakan pikiran ke hal lain yang tidak membuat horny. Atau langsung, kosongkan pikiran.

Istirahat yang Cukup


Faktanya, ejakulasi dini bisa terjadi karena kurang tidur atau istirahat. Kecapean lah. Ketika waktu tidur tidak cukup, hal ini akan mengganggu kadar serotonin di otak. Kalau kadar serotonin otak rendah, hal ini akan memicu ejakulasi untuk cepat terjadi.

Oleh karenanya, tidurlah dalam waktu yang direkomendasikan untuk kesehatan, yaitu antara 7 hingga 8 jam setiap hari.

Saya punya pengalaman ketika kecapean setelah bekerja sehari-hari, plus olahraga. Pada bangun tidur, tiba-tiba celana basah karena sperma keluar secara tidak disadari, padahal tidak mengalami mimpi basah. Dan, kejadian ini terjadi beberapa kali.

Jangan Sering Masturbasi


Pencegahan alamiah yang paling gampang adalah tidak sering-sering melakukan masturbasi.

Semakin sering masturbasi, katup kemih akan semakin lemah. Kalau sudah lemah, ya sperma akan cepat keluar sebelum waktunya dan jadi sulit untuk menahan kencing (baca: beser).

***

Well, itulah pembahasan mengenai ejakulasi dini pada pria. Jika kamu punya pengalaman mengenai permasalahan dari kaum adam ini, mulai dari pengalaman, solusi untuk mengatasi, mitos, cerita unik atau lainnya, silakan tulis di kolom komentar ya!

Posting Komentar untuk "Fakta, Mitos dan Cara Mengobati Ejakulasi Dini"

Berlangganan via Email