Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting

Naik MRT Jakarta Boleh Bawa Sepeda Non Lipat

sepeda non lipat mrt jakarta

Akhir pekan, seperti biasa, saya dan keluarga mengajak anak untuk jalan-jalan naik MRT Jakarta.

Kami naik dari Stasiun Lebak Bulus dan turun di Stasiun Senayan. Namun, kali ini, suasana perjalanan kami naik MRT Jakarta agar berbeda dari biasanya karena ada penumpang yang membawa atau menuntun sepeda biasa yang non lipat di dalam stasiun.

Woah, ada apa nih? Kok sepeda non lipat boleh masuk stasiun? Biasanya kan hanya boleh sepeda lipat yang diizinkan naik ke gerbong MRT Jakarta.

Setelah bertanya ke petugas keamanan yang menjaga di pintu masuk area komersial, ternyata mendapat jawaban bahwa sekarang sepeda non lipat sudah diizinkan masuk dan naik MRT Jakarta.

Penasaran dengan aturan ini, saya pun bertanya lebih lanjut. Barangkali saja mungkin ada persyaratan yang harus dipenuhi agar sepeda non lipat bisa naik ke MRT Jakarta.

Ternyata, ada syarat yang harus dipenuhi oleh penumpang yang membawa sepeda non lipat sebelum masuk ke area komersial MRT Jakarta, yaitu harus menunggu sampai minimal empat sepeda lebih dulu, barulah boleh masuk.

Namun, bagi yang naik sepeda non lipat tetapi tidak ingin membawa sepedanya ke gerbong, bisa juga memarkirkan kendaraannya itu pada tempat yang sudah disediakan. Ada yang posisinya di luar area komersial dan ada juga yang di dalam.

sepeda non lipat parkir mrt

Penumpang yang membawa sepeda non lipat juga disediakan gerbong khusus. Kalau dari lebak bulus, posisi gerbongnya ada di paling belakang, sedangkan kalau dari Bundaran HI posisinya paling depan.

Dengan diizinkannya sepeda non lipat untuk naik MRT Jakarta, mungkin masyarakat yang ingin berolahraga ke Senayan atau tempat lainnya, bakal lebih semangat untuk naik moda transportasi massal ini.

Posting Komentar untuk "Naik MRT Jakarta Boleh Bawa Sepeda Non Lipat"

Berlangganan via Email