Rabu, 27 Juli 2016

Biaya untuk Eksekusi Terpidana Mati Ternyata Mahal Banget


Eksekusi mati

Mengetahui kabar tentang biaya eksekusi seorang terpidana mati, saya pun terkejut. Kemudian muncul pertanyaan, "Kok bisa ya membunuh orang perlu biaya mencapai angka 200 juta Rupiah per orang?" Apakah susah banget sehingga membutuhkan biaya fantastis untuk sekali eksekusi.

Ternyata, melakukan eksekusi mati secara resmi itu tidak semudah yang saya perkirakan. Tinggal tembak, sudah selesai. Dilansir dari detik.com, ternyata ada proses panjang, yakni dari awal ditetapkan sebagai terpidana mati sampai pada akhirnya dimakamkan, yang mana hal tersebut tentulah membutuhkan biaya yang tidak sedikit karena melibatkan banyak pihak.

Berikut adalah rinciannya, yaitu:
  • Rapat koordinasi: IDR 1.000.000 x 3 rapat = IDR 3.000.000‎
  • Pengamanan: IDR 1.000.000 x 30 orang = IDR 30.000.000
  • Konsumsi: IDR 27.000 x 4 hari x 40 orang x 2 = IDR 8.640.000
  • Sewa kendaraan: IDR 1.000.000 x 2 = IDR 2.000.000
  • Transportasi eksekutor: IDR 504.500 x 40 orang x 2 = IDR 40.360.000
  • Penginapan eksekutor: IDR 500.000 x 3 hari x 40 orang = IDR 60.000.000
  • Regu tembak: IDR 1.000.000 x 10 orang = IDR 10.000.000
  • Penginapan wakil terpidana: IDR 500.000 x 2 hari x 5 orang = IDR 5.000.000
  • Transportasi wakil terpidana: IDR 1.000.000 x 2 hari x 5 orang = IDR 10.000.000
  • Penerjemah: IDR 1.000.000 x 1 orang x 5 = IDR 5.000.000
  • Rohaniawan: IDR 1.000.000
  • Petugas kesehatan: IDR 1.000.000 x 10 orang = IDR 10.000.000
  • Pengiriman jenazah: IDR 1.000.000 x 5 orang = IDR 5.000.000
  • Pemakaman: IDR 1.000.000 x 10 orang = IDR 10.000.000

Mahal banget ya?!

Seharusnya pemerintah bisa mencari jalan lain yang lebih hemat untuk melakukan proses hukuman mati ini. Adakah saran dari Anda sebagai masukan untuk pemerintah dalam mengatasi mahalnya biaya eksekusi mati?

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Siaran pers, kerja sama, pemasangan iklan dll, dikirim ke email: redaksi[at]radarempoa.com