Selasa, 12 November 2019

Kalawira, Superhero Indonesia yang Punya Daya Tahan Tinggi dan Mampu Kendalikan Waktu

kalawira superhero pionicon
Kalawira

Dari sekian banyak genre cerita fiksi yang ada, genre superhero adalah salah satu genre yang memiliki banyak penggemar. Berawal dari genre yang sangat niche, genre superhero kini sudah digemari oleh khalayak luas di berbagai belahan dunia, termasuk Indonesia. Menyambut tingginya antusiasme penggemar superhero di tanah air, Pionicon sebagai perusahaan manajemen IP karakter fiksi Indonesia telah meluncurkan Pionicon Heroes dengan karakter pertamanya yang bernama Kalawira.

Kalawira adalah superhero remaja yang memiliki kekuatan daya tahan tubuh yang tinggi serta pengendalian waktu. Sosok di balik karakter superhero ini adalah seorang siswa SMA bernama Tama yang mendapatkan kekuatannya dari seseorang yang datang dari masa depan.

Kehidupan remaja yang dibalut dalam cerita superhero menjadi tema besar yang diangkat sebagai dasar pembuatan karakter Kalawira. Nuansa graffiti dan street wear dalam desain kostumnya dibuat untuk menyesuaikan dengan sosok Tama sebagai remaja yang suka street art. Selain menghadapi penjahat, Tama juga harus menghadapi berbagai permasalahannya sebagai remaja. Melalui tokoh Tama yang masih duduk di bangku SMA, Pionicon berusaha mendekatkan karakter hero ini dengan anak-anak dan remaja.

Asal nama karakter Kalawira berasal dari dua kata dalam bahasa Sansekerta, yaitu Kala dan Wira. Dalam bahasa Sansekerta, Kala bisa berarti hitam yang melambangkan warna dominan dari karakter ini, seni yang mewakili hobi karakter Tama, dan waktu yang merupakan kelebihan yang dimilikinya. Sedangkan Wira, dalam bahasa Sansekerta memiliki arti keberanian dan kepahlawanan.

Sebagai superhero, Kalawira memiliki logo yang terinspirasi dari kumbang Red Weevil (Kumbang Sagu Merah), salah satu hewan khas di Asia Tenggara yang kemudian serangga ini menyebar hingga Afrika dan Eropa. Harapannya, Kalawira tidak hanya populer di Indonesia, tetapi juga dapat mendunia.

Karakter Kalawira dibuat oleh Faza Meonk dengan cerita yang ditulis oleh Yahya M, duo kreator dan penulis yang sudah berpengalaman dalam mengembangkan karakter komedi bernama Si Juki. Dalam pembuatan desain karakter ini, Pionicon bekerjasama dengan salah satu kreator berbakat asal Indonesia yang telah berpengalaman menggarap komik Marvel, yaitu Rhoald Marcellius. Beberapa komik internasional yang telah dikerjakan oleh Rhoald, di antaranya Contest of Champions (2015-2016), All-new Inhumans, Sea of Thieves, dan Bonehead.

"Kami memilih untuk bekerjasama dengan Rhoald setelah saya melihat fanart Spider-Man versi Betawi buatan Rhoald. Sejak saat itu, saya berpikir untuk mengajak Rhoald berkolaborasi membuat sebuah karakter superhero baru dengan tampilan yang sangat remaja," ujar Faza Meonk.

Karakter Kalawira ini pertama kali diluncurkan kepada publik pada gelaran Indonesia Comic Con 2019 yang berlangsung pada tanggal 12-13 Oktober 2019. Pada saat peluncurannya, Pionicon juga merilis komik Kalawira #00 Collector's Edition, menggandeng Sakti Yuwono, salah satu artist dalam negeri yang sudah berpengalaman mengerjakan berbagai judul komik internasional bersama Rhoald. Duo Rhoald dan Sakti sudah memiliki pengalaman mengerjakan komik Sea of Thieves, Bonehead, dan yang paling baru adalah komik Amsterdamned untuk DJ Yellow Claw asal Belanda.

Setelah peluncuran komik perdananya di Indonesia Comic Con 2019, komik terbaru dari Kalawira direncanakan untuk mulai terbit reguler pada awal tahun 2020. Faza menyatakan bahwa karakter Kalawira akan terus dikembangkan ke dalam berbagai media, mulai dari komik cetak, webtoon, produk fashion, merchandise sampai layar lebar.

Sumber: Siaran Pers Pionicon

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Siaran pers, kerja sama, pemasangan iklan dll, dikirim ke email: redaksi[at]radarempoa.com